Politika

Sepakat Hentikan Pembahasan RUU HIP

Legislatif

F. JAWAPOS.COM
Pimpinan DPR saat melakukan audiensi dengan perwakilan pengunjuk rasa, Rabu (24/6).

Sepakat Hentikan Pembahasan RUU HIP
JAKARTA (BP) – Pimpinan DPR akhirnya sepakat untuk menghentikan pembahasan Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). Ini setelah menerima perwakilan pengunjuk rasa yang menolak RUU HIP di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).

Para pengunjuk rasa tolak Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) berunjuk rasa di Gerbang Utama Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6). Mereka berasal dari Persaudaraan Alumni (PA) 212, dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF). Pimpinan DPR kemudian memutuskan untuk menerima perwakilan pengjuk rasa untuk menyalurkan aspirasinya.

Dalam pertemuan dengan perwakilan para pengunjuk rasa itu, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin menegaskan, pihaknya telah menyepakati bahwa RUU HIP ini disetop pembahasannya di DPR. ”Kami berkomitmen untuk melakukan penyetopan RUU HIP, tentu melalui mekanisme yang akan kita lalui secara tata tertib dan mekanisme yang ada di UU dalam DPR?” ujar Aziz di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (24/6).

Diketahui, ada pun pimpinan DPR yang melakukan audiensi dengan PA 212 adalah, Sufmi Dasco Ahmad (Gerindra), Aziz Syamsuddin (Golkar) dan Rachmat Gobel (Nasdem).

“Berkaitan dengan pasal 5 ayat 2 dan Pasal 7 kita akan menjadi suatu catatan underline dan berkomitmen Insyaallah ini kita akan setop,” katanya.

Terpisah, Ketua Umum Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama, Yusuf Muhammad Martak bersyukur mengatakan, pimpinan DPR merespons tuntutan yang disuarakan para ulama dan juga masyarakat ini dengan menghentikan pembahasan RUU HIP ini. “Kami harus menunggu dan terus mengawal sampai kami tahu tatkala kembali ke DPR maka di situlah kami akan menangih janji pimpinan DPR ini,” ungkap Yusuf. (*)

Reporter : JP GROUP
Editor : RYAN AGUNG