Metropolis

Hari Ini Pendaftaran Terakhir

Diperkirakan 10 Ribu Siswa Belum Daftar PPDB

F. CECEP MULYANA/BATAM POS
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan (tengah), memberikan penjelasan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPRD Batam dan sekolah swasta di Kantor DPRD Batam, Kamis (25/6).

SEKUPANG (BP) – Dinas Pendidikan (Disdik) Batam akan melakukan pemerataan siswa untuk sekolah yang masih kekurangan pendaftar di penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SDN dan SMPN. Pasalnya, Disdik akan menutup pendaftaran PPDB untuk jenjang tersebut hari ini.

Tercatat hingga Kamis (25/6), sebanyak 24.724 peserta didik sudah mendaftar ke website PPDB Disdik Batam. Sebanyak 11.713 mendaftar di SDN dan 13.011 mendaftar ke SMPN.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan, pihaknya masih berpegang pada jadwal awal PPDB, yakni 10-26 Juni. Pendaftaran resmi ditutup, Jumat (26/6) pukul 23.59 WIB.

”Jadi, masih ada waktu satu hari lagi. Bagi orangtua siswa yang belum mendaftar, masih ada kesempatan daftar,” kata Hendri yang dijumpai di kantornya usai rapat dengan kepala sekolah.

Orangtua yang masih merasa kesulitan mengakses website, bisa langsung me-ngirim berkas kepada ope-rator sekolah.

Hal ini merupakan solusi dan memudahkan orangtua dalam mendaftarkan anaknya.
Mengenai jumlah pendaftar yang masuk, angka tersebut masih jauh dari total kelulusan TK dan SD. Menurutnya, dari total perkiraan calon peserta didik yang mencapai 44 ribu orang, sebanyak 10.000 ribu siswa akan memilih mendaftar ke sekolah swasta. Artinya, sekitar 34 ribu yang diperkirakan akan mendaftar ke negeri.

”Yang sudah masuk 24 ribu lebih. Jadi, masih ada sekitar 10 ribu calon peserta didik yang belum mendaftar. Ini bisa memanfaatkan hari terakhir. Itu perkiraan kami. Jadi yang belum daftar silakan daftar, karena masih ada waktu,” jelasnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan laporan ketua panitia PPDB di masing-masing sekolah terkait jumlah pendaftar yang diterima, banyak sekolah yang masih kekurangan pendaftar jika mengacu pada kuota penerimaan. Sebaliknya, ada juga beberapa sekolah yang kelebihan pendaftar.

”Orangtua yang anaknya tidak diterima di sekolah pilihan pertama, bersiaplah dialihkan ke sekolah pilihan kedua,” sebutnya.

Berdasarkan rencana daya tampung (RDT) untuk tingkat SDN, jumlah kuota yang disediakan mencapai 12.096 siswa, sedangkan untuk tingkat SMPN sebanyak 11.376 siswa. Sesuai dengan kemampuan daya tampung, satu kelas akan diisi 36 siswa.

”Itu maksimal. Kalau biasa kan 32 siswa. Karena banyak yang ingin masuk ke negeri, maka kuota per kelas ditingkatkan menjadi 36 biar semua tertampung,” tambah Hendri.

Orangtua juga diminta tidak memaksakan anaknya bersekolah di sekolah tertentu. Sebab, siswa yang lolos nanti akan diseleksi berdasarkan zonasi untuk tingkat SMP, dan umur untuk jenjang SD.

”Jadi, seleksilah yang menentukan. Nanti kami akan lakukan pemerataan siswa. Sekolah yang kelebihan pendaftar akan didata dan dicarikan sekolah yang masih tersedia kuotanya.”

Data ini akan disampaikan kepada Wali Kota Batam untuk diambil keputusan apakah ada perpanjangan atau tidak. ”Namun yang jelas hingga sekarang masih sesuai jadwal awal,” ucapnya. (*)

Reporter : YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK