Metropolis

Kurir Sabu Dibekali Dokumen Tes Covid-19

Dibekuk di Hang Nadim

F. DOKUMENTASI HANG NADIM UNTUK BATAM POS
Petugas bandara Hang Nadim Batam memeriksa barang bukti sabu yang ditemukan di sepatu calon penumpang pesawat, kemarin.

NONGSA (BP) – Di tengah hiruk pikuk pandemi Covid-19, masih saja ada percobaan penyelundupan narkoba di Bandara Internasioal Hang Nadim. Dua kurir sabu dapat diamankan petugas Bandara Hang Nadim, Minggu (28/6) sekitar pukul 08.15 WIB. Dari dua orang tersebut, didapati narkoba jenis sabu seberat 975 gram.

”Modusnya, dengan menyembunyikan di dalam sepatu,” kata Direktur Bandar Udara dan Teknologi Informasi Komunikasi (BUTIK) Batam, Suwarso, Minggu (28/6).

Penangkapan ini bermula saat Fahrizal, 23, dan Armada Dokles, 24, hendak memasuki terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim. Begitu keduanya melewati pintu walkthrough di Security Check Point (SCP) pertama, alarm peringatan berbunyi.

Sehingga, petugas langsung melakukan pemeriksaan manual. Di bagian badan keduanya tidak ditemukan keanehan. Lalu, petugas meminta melepaskan sepatunya. Begitu diperiksa, petugas menemukan sabu yang dimasukkan ke dalam plastik be-ning. Dari Fahrizal, ditemukan sabu seberat 468 gram, sedang-kan dari Armada Dokles ditemukan sabu seberat 507 gram. Pengakuan mereka berbeda terkait di mana tempat menerima sabu tersebut.

”Satu mengaku mendapatkannya di Batam, satunya lagi mengaku mengambilnya di Malaysia. Namun, kasus ini sudah ditangani oleh Bea Cukai,” ungkap Suwarso.
Mereka mengaku datang dari Aceh, dan akan diupah sebesar Rp 13 juta apabila berhasil mengirim sabu tersebut ke Surabaya. Keduanya juga dibekali dengan surat bebas Covid-19 dari salah satu klinik di Batam oleh bandarnya. ”Surat itu dibuat tertanggal 27 Juni,” ucap Suwarso.

Suwarso mengaku, di tengah pandemi ini, pengawasan oleh Aviation Security (Avsec) tidak akan pernah kendor.

”Pastinya kami akan terus memberikan pengawasan yang baik. Petugas juga sudah di-minta agar tidak lengah di kala pandemi ini,” pungkasnya.(*)

Reporter : FISKA JUANDA
Editor : RATNA IRTATIK