Lifestyle

Obesitas Pemicu Kematian

Pasien Corona

Kasus kematian pasien Covid-19 di negara-negara maju seperti Amerika diduga banyak dialami mereka yang obesitas alias kegemukan.

Orang-orang yang terinfeksi Covid-19 di Amerika Serikat (AS) tampaknya lebih muda dibandingkan penderita di negara-negara kaya lainnya yang terdampak penyakit tersebut, dan kemungkinan penyebabnya adalah obesitas.

Sekitar 60 persen dari seluruh kematian akibat Covid-19 di negara-negara maju yang terdampak parah penyakit ini berusia 80 tahun ke atas. Sedangkan di AS, mereka yang berusia 80-an tahun menyumbang separuh kurang dari total kasus kematian Covid-19, menurut data yang dirilis oleh Pusat Pengendalian Penyakit (Centers for Disease Control/CDC), dengan jumlah kematian yang lebih besar terjadi pada mereka yang berusia 40-an, 50-an, dan 60-an tahun.

Penjelasan untuk pengecualian yang terjadi di AS ini kemung-kinan adalah obesitas, menurut jurnal Inggris, The Economist. Warga paruh baya di Amerika mungkin memiliki kondisi tubuh kurang sehat dibandingkan dengan warga paruh baya di Eropa, karena mereka lebih cenderung mengalami kegemukan. Faktor populasi yang lebih muda di Amerika Serikat dibandingkan Eropa juga dapat berkontribusi pada hasil tersebut.

Apa pun alasannya, pandemi Covid-19 telah merenggut tahun-tahun berharga kehidupan di seluruh dunia. Sebuah studi yang dilakukan sekelompok peneliti Skotlandia tentang jumlah tahun kehidupan yang direnggut oleh Covid-19 berdasarkan usia menemukan fakta bahwa orang-orang di Italia, sebagai contoh, yang meninggal pada usia 50-an, 60-an, dan 70-an tahun masing-masing kehilangan 30, 21, dan 12 tahun kehidupan. Mereka yang berusia 80-an kehilangan rata-rata lima tahun kehidupan. (Xinhua/Antara)

Reporter : JP GROUP
Editor : RATNA IRTATIK