Pro Kepri

Pendaftar SMAN 1 Membeludak

Panitia Temukan Surat Domisili Baru

KARIMUN (BP) – Pendaftaran penerimaan siswa baru (PPDB) untuk tingkat SMA negeri sudah dua hari dibuka. Di Kabupaten Karimun, salah satu SMAN yang paling diminati adalah SMAN 1 Karimun.

Memasuki hari kedua pendaftar online, jumlah pendaftar membeludak, hampir 500 orang yang mendaftar. Pada hari pertama jumlah yang mendaftar berdasarkan zonasi 250 orang. Dan hari kedua jumlahnya bertambah lagi. Yakni, 470 orang lebih.
”Sedangkan ketentuan dalam PPDB selain menerima berdasarkan zonasi juga PPDB menerima siswa melalui jalur prestasi dan siswa tidak mampu pemegang KIP. Untuk siswa pemegang KIP yang berada dalam zona sekolah, maka harus diterima dan prioritas,” ujar Kepala SMAN 1 Tanjungbalai Karimun, Alta Fetra kepada Batam Pos, Selasa (30/6).

Kalau ditambah dengan persentase jalur prestasi dan pemegang KIP, lanjutnya, maka jumlah yang mendaftar bisa lebih dari 500 orang. Sedangkan daya tampung sekolah hanya 288 orang. Untuk itu, panitia PPDB yang ada di sekolah ikut melakukan seleksi administrasi.

Khususnya jika menemukan kejanggalan terhadap administrasi yang mendaftar. Salah satunya menggunakan surat domisili. Kalau tidak diberitahukan ke orangtua murid, pihaknya akan ditegur oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Karena sistem PPDB online yang dikelola Dinas Pendidikan Provinsi Kepri. Salah satu administrasi yang dibutuhkan adalah nomor kartu keluarga (KK) yang didalamnya sudah ada alamat domisili.
Dan ditemukan banyak pendaftar yang menggunakan surat domisili baru untuk bisa masuk dalam zonasi SMAN 1.

”Kebanyakan surat domisili tersebut baru dikeluarkan oleh instansi terkait. Tentu saja, hal ini akan merugikan pendaftar jika diseleksi oleh panitia PPDB Dinas Pendidikan Provinsi Kepri,’’ papar Alta.

Sebagai contoh, ada pelamar yang tamat SMP dari Kecamatan Meral dan berdasarkan KK orang tuanya juga di Kelurahan Baran Barat, Kecamatan Meral. Jika ingin melanjutkan sekolah ke SMAN, maka ketika mendaftar akan langsung muncul sekolahnya yakni SMAN 2. Namun, dengan menggunakan surat domisili yang masuk dalam zonasi SMAN 1, maka akan masuk ke SMAN 1.

Dengan temuan ini panitia PPDB SMAN 1 sudah memberitahukan orang tua atau wali murid, ketika diseleksi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Kepri akan tercoret. (***)

Reporter : SANDI PRAMOSINTO
Editor : GUSTIA BENNY