Metropolis

Realisasi Investasi Terus Meningkat

BATAM KOTA (BP) – Sepanjang tiga tahun terakhir sejak 2016, realisasi investasi di Batam selalu mengalami peningkatan. Menurut data yang dihimpun Badan Pengusahaan (BP) Batam berdasarkan laporan kinerja penanaman modal (LKPM), peningkatan paling tinggi terjadi pada periode 2018 menuju 2019, dengan peningkatan sebesar 31,23 persen.

”Nilai investasi sempat turun pada 2016, tapi setelah itu terus meningkat. Adapun realisasi investasi didominasi oleh industri pengolahan,” kata Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal BP Batam, Purnomo Andiantono, di Gedung Marketing Centre BP Batam, Selasa (30/6).

Dari data BP Batam, realisasi investasi 2015 sebesar 474,063 juta dolar Amerika. Kemudian, mengalami penurunan sebesar 17,27 persen di 2016 menjadi 392,188 juta dolar Amerika.
Selanjutnya, naik 23,99 persen di 2017 menjadi 486,265 juta dolar Amerika. Kemudian meningkat lagi sebanyak 17,66 persen di 2018 menjadi 572,118 juta dolar Amerika.

”Dan terakhir dari 2018 ke 2019 mengalami kenaikan sebesar 31,23 persen menjadi 750,768 juta dolar Amerika,” ucapnya.

Sementara itu, hingga triwulan I 2020, total realiasi investasi sudah mencapai 388,542 juta dolar Amerika. Rata-rata investasi tersebut berlangsung dari Januari hingga Maret sebelum pandemi Covid-19 berlangsung.

Peningkatan investasi yang terjadi pada 2019 dapat dilihat dari permintaan ekspor yang meningkat, khususnya barang elektronik seperti smartphone.

”India banyak impor smartphone dari Satnusa. Total ekspor di 2019 mencapai 114,816 juta dolar Amerika. Sedangkan ekspor terbesar menuju ke Tiongkok sebesar 335,813 juta dolar Amerika,” pungkasnya. (adv)

Reporter : Rifki Setiawan
Editor : ANDRIANI SUSILAWATI

F. DALIL HARAHAP/BATAM POS
PEKERJA galangan mengerjakan pembuatan kapal di Tanjunguncang, Batuaji, Rabu (27/5) lalu. BP Batam menyebut, investasi yang masuk ke Batam dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat.