Kepri

Data Menumpuk, Proses Verifikasi Diperpanjang

Besok, PPDB SMA/SMK Negeri Ditutup

M Dali
f.Sandi/Batam Pos

TANJUNGPINANG (BP)- Dinas Pendidikan (Disdik)
Provinsi Kepri menetapkan batas akhir pendaftaran
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Negeri dan
SMK Negeri di Provinsi Kepri pada Jumat (3/7).

Akan tetapi untuk proses verifikasi data
diperpanjang menyesuaikan dengan kondisi di
lapangan.

“Selama proses pendaftaran, Disdik Provinsi Kepri
menerima sejumlah keluhan dari tua calon murid saat
melakukan pendaftaran,” ujar Muhammad Dali, Rabu
(2/7) lalu di Tanjungpinang.

Menurut Dali, sejumlah persoalan itu didapati
pihaknya dari hasil pengaduan yang dilakukan orang
tua siswa melalui kanal pengaduan PPDB online yang
dibuat Disdik Kepri.

Persoalan-persoalan tersebut adalah seperti seperti
sulitnya mengakses dan lambatnya proses verifikasi
yang dilakukan oleh sekolah.

Atas persoalan itu lanjutnya, Disdik Kepri langsung
bertindak cepat dengan merumuskan sejumlah
kebijakan sebagai solusi atas persoalan tersebut.

Dipaparkannya, untuk persoalan lambatnya proses
verifikasi berkas yang dilakukan oleh pihak
sekolah, hal itu kata dia, lebih dikarenakan adanya
penumpukan antrean data.

Sehingga, pihak sekolah membutuhkam waktu untuk
mensortir seluruh berkas yang masuk.

“Untuk masalah ini kita sudah mengeluarkan
kebijakan untuk memperpanjang waktu verifikasi.
Jadi meskipun pelaksanaan PPDB ini sampai 3 Juli
tapi untuk verifikasi akan kita perpanjang
waktunya,” jelasnya.

Sementara itu, untuk permasalahan sulitnya
mengakses laman PPDB online, Dali mengatakan,
setelah ditelusuri oleh pihaknya hal itu bukan
dikarenakan persoalan server milik Disdik Provinsi
Kepri.

Namun, menurutnya hal itu lebih disebabkan karena
kurangnya pengetahuan serta alat pendukung yang
digunakan oleh orang tua maupun siswa ketika
mengakses laman PPDB online Disdik Kepri.

“Untuk masalah server kita jamin tidak ada masalah.
Karena dalam pelaksanaan PPDB ini sudah sangat
siap. Untuk mempermudah orang tua murid serta siswa
melakukan pendaftaran, para orang tua siswa serta
siswa dapat mempelajari simulasi PPDB online di
kanal youtube dengan mengetikkan kata kunci PPDB
Online Kepri 2020,” tutup Dali.

Seperti diketahui, Rencana Data Tampung (RDT) SMA
Negeri di Batam adalah sebanyak 5.760 orang. Jumlah
tersebut terdiri dari 26 sekolah, 160 rombongan
belajar (Rombel).

Adapun satu rombel ditetapkan sebanyak 36 orang.
Kemudian
untuk SMK Negeri di Batam ada 8 sekolah
dengan kapasitas 99 rombel. Adapun daya tampung
secara kumulatif sebanyak 3.156 orang.

Berikutnya di
Tanjungpinang ada 7 sekolah SMA Negeri dengan
kapasitas 51 Rombongan Belajar (Rombel) yang mampu
menampung 1.836 siswa. Sedangkan jumlah SMK Negeri
terdapat 5 sekolah dengan daya tampung 1.872 orang
atau 52 Rombel.

Di Kabupaten Bintan terdapat 10 SMA
Negeri.

Dari jumlah itu, pendaftaran yang menggunakan
sistem online masih 50 persen. Adapun daya tampung
SMA Negeri di Bintan sebanyak 1.404 atau 39 Rombel.
Sedangkan untuk SMK Negeri terdapat 4 sekolah di
Bintan dengan kapasitas 25 Rombel yang mampu
menampung 927 orang.

Semua SMK N di Bintan sudah 100 persen daring.

Di Kabupaten Karimun terdapat 15 SMA Negeri dengan
kapasitas 73 rombel yang mampu menampung 2.628
siswa. Belum semua SMA N di Karimun menggunakan
sistem online dalam pelayanan PPDB nanti.

Kemudian di Kabupaten Lingga ada 14 SMA Negeri
dengan 43 rombel yang memiliki kapasitas 1.548
orang. Di Kabupaten Anambas terdapat 5 SMA Negeri
yang memiliki 17 rombel bagi 612 orang. Sementara
itu, Kabupaten Natuna ada 14 SMA Negeri, dengan
kapasitas 43 rombel dengan RDT 1.368 orang.(*)

reporter: Jailani
editor: Tunggul Manurung