Selebritas

Ini Alasan Nikita Mirzani Bikin Pledoi Rekayasa Hukum Berbalut Cinta

Nikita Mirzani dan Tim Kuasa Hukumnya. F. Abdul Rahman/JawaPos.com

JAKARTA (BP) – Nikita Mirzani dan tim kuasa hukumnya membacakan pledoi atau nota pembelaan setelah dalam sidang sebelumnya dia dituntut penjara 6 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terkait laporan Dipo Latief soal dugaan penganiayaan. Pledoi Niki diberi judul Rekayasa Hukum Berbalut Cinta.

Nikita Mirzani dan tim kuasa hukum membeberkan sejumlah fakta atas permasalahan ini dalam sidang pledoi. Di antaranya, hasil visum yang dinilai janggal. Kejanggalan itu terletak pada adanya perbedaan antara tanda tangan dokter dengan nama dokter yang melakukan visum. “Kami membahas beberapa permasalahan mulai visum yang kami lihat ada beberapa kejanggalan. Yang pertama tertulis atas nama dokter ternyata di bawahnya tanda tangannya beda,” ungkap Fahmi Bachmid selaku kuasa hukum Nikita Mirzani di PN Jakarta Selatan, Rabu (1/7).

Luka yang dialami Dipo Latief juga dianggap tidak masuk akal untuk dibawa ke ranah hukum. Karena di dalam persidangan ternyata luka dimaksud hanya lah luka lecet biasa. “Terus luka-lukanya juga bermacam-macam ternyata juga di dalam persidangan hanya luka lecet dan tidak diketahui siapa yang mukul. Dan diakui ini ada persoalan rumah tangga di sini,” paparnya.

Fahmi Bachmid menilai permasalahan ini seharusnya tidak sampai ke meja pengadilan karena bukan lah persoalan yang serius. Permasalahan ini, katanya, lebih kental dengan konflik rumah tangganya. “Jadi ini yang saya katakan tadi ini sengketa batin yang dibawa kepada proses hukum pidana,” paparnya. (*)
Reporter: JP GROUP
Editor: DEDE HADI