Sport

Mercedes Akomodir Permintaan Hamilton

F. SPORTSCASTING
Lewis Hamilton

WINA (BP) – Sebulan yang lalu, telepon Team Principal Mercedes Toto Wolff berdering. Di seberang sana ada jagoan Mercedes Lewis Hamilton yang membuka suara. Kedua kolega tersebut terlibat diskusi serius. Terutama terkait masalah rasisme, keberagaman dan kesetaraan yang menyita perhatian dunia.

Kemarin, dalam sebuah acara di Wina Austria, Wolff menjelaskan pembalap jagoannya itu menginginkan sebuah simbol dan pertanda yang bisa diperlihatkan dari Mercedes dalam konteks sebuah tim. Lalu muncul ide untuk mengganti warna livery W11 untuk balapan musim 2020.

Baluran warna silver di body mobil Mercedes kini berganti dengan hitam solid. Juga dipercantik dengan strip toska dan pernak pernik bintang Mercy di bagian belakang kemudi. Beruntung, rencana mereka disambut baik Direksi Daimler (perusahaan induk mercedes) dan para sponsor.

“Keyakinan yang benar tidak cukup jika kami tetap diam. Untuk itu kami ingin menggunakan suara dan platform kami untuk mengampanyekan isu kesetaraan dan menghormati (semua golongan),” papar Wolff dilansir salah satu media Austria Der Standard. Tidak bisa dipungkiri ajang F1 belum sepenuhnya mendukung keberagaman.

Wolff menjelaskan hanya tiga persen pekerja mereka berasal dari etnis minoritas. Lalu, sebanyak 12 persen kru Mercedes adalah sosok perempuan. “Minimnya keberagaman ini menunjukan kami membutuhkan pendekatan yang baru,” terangnya.

Dengan tampilan warna livery baru itu pula, Mercedes menginginkan adanya perubahan yang signifikan. “Meningkatkan keberagaman akan meningkatkan performa kami dalam jangka panjang,” lanjutnya. Hamilton merupakan salah satu bintang F1 yang paling kencang menyuarakan perlawanan anti rasisme. (nap)

Reporter : JP GROUP
Editor : ALFIAN LUMBAN GAOL