Nasional

Target Ekspansi Kredit Tiga Kali Lipat

F. JAWAPOS.COM
Sunarso

JAKARTA (BP) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar rapat koordinasi dengan bank-bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), kemarin (1/7). Dalam pertemuan tersebut, mereka membahas revisi rencana bisnis bank (RBB) yang telah diajukan sebelumnya. Ketua Himbara, Sunarso, yakin mampu mengembangkan penempatan dana pemerintah itu tiga kali lipat.

”Kami menerima dana dari pemerintah Rp 30 tirliun. Target ekspansi adalah Rp 90 triliun. Koordinasi ini memastikan kesiapan untuk ekspansi tersebut,” kata Sunarso di kantor OJK, kemarin.

Dia memastikan dana titipan pemerintah itu untuk program penyaluran kredit mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN). Sasarannya adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menegah (UMKM). Khususnya sektor kesehatan, pangan, pertanian, pariwisata, transportasi, dan perumahan.

Meski demikian, Sunarso tidak menutup kemungkinan menyalurkan kredit di luar UMKM. ”Bila ada yang layak dan bisa mendorong pertumbuhan pasti akan jadi target market juga,” jelas Direktur PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) itu.

Menurut dia, industri perbankan masih berpeluang menumbuhkan kredit tahun ini. Meski, perekonomian melambat akibat pandemi Covid-19. BRI meyakini penyaluran kredit 2020 bisa tumbuh sekitar 4-5 persen. ”Meski turun dari proyeksi seblumnya 11 persen,” imbuhnya.

Pemerintah menetapkan suku bunga penempatan dana di bank peserta 3,42 persen. Jangka waktu penempatan juga akan diperpanjang dari semula tiga bulan.

Sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati berharap, bank Himbara bisa menyalurkan kredit hingga Rp 188,57 triliun. Penempatan dana pemerintah ditentukan dengan suku bunga 3,42 persen. Suku bunga itu ditetapkan berdasarkan tingkat suku bunga dari penempatan dana pemerintah di perbankan, yakni sebesar 80 persen dari BI7DRR (Bank Indonesia 7 day Repo Rate).

”Supaya ketika diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), kami harus miliki tingkat rate of return yang sama dengan yang kita harus peroleh saat kita menempatkan dana tersebut di BI,” terangnya. (*/han)

Reporter : JP GROUP
Editor : MOHAMMAD TAHANG