Metropolis

Verifikasi Lambat, Orangtua Cemas

Hari Ketiga Pendaftaran Sekolah

F. CECEP MULYANA/BATAM POS
Panitia bersama verifikator PPDB SMKN 7 Batam melakukan verifikasi calon siswa yang melakukan pendaftaran secara online, Selasa (30/6).

SAGULUNG (BP) – Orangtua calon siswa yang mendaftarka­n anaknya ke SMAN atau SMKN mulai diliputi perasaan was-wa­s pada hari ketiga PPDB, Rabu (1/7) kemarin. Itu karena, mereka belum menerima hasil verifikasi data dari sekola­h yang dituju, sehingga mereka belum bisa memastikan apakah anak mereka sudah resmi terdaftar atau belum.

Supriadi, warga Dapur 12 Sagulung mengaku tidak tenang sepanjang hari kemarin. Sebab, berkas pendaftaran anaknya ke SMKN 8 Batam belum rampung. Anaknya sudah melakukan pendaftaran melalui website PPDB yang ada, hanya saja statusnya masih dalam proses verifikasi dan belum ada hasilnya sampai sore kemarin.

”Hari pertama saya coba daftar tapi gagal, baru hari kedua kemarin masuk, tapi sampai hari ini masih berstatus dalam proses verifikasi. Inilah yang membuat saya tak tenang. Kalau sudah resmi terdata baru bisa tenang. Inikan masih gantung,” ujarnya kepada Batam Pos, kemarin.

Senada disampaikan Vera, warga Bidaayu, Seibeduk, kemarin. Pendaftaran anaknya di SMAN 16 Batam belum ada kepastian apakah sudah terdaftar atau belum sebab status di website PPDB masih dalam proses verifikasi. Ini membuatnya khawatir, sebab nomor urutan pendaftaran anaknya sudah jauh melebih kuota daya tampung sekolah yang ada.

”Daya tampung katanya sekitar 300, anak saya nomor urut 700 sekian, makanya sangat khawatir memang. Proses verifikasinya terlalu lama karena sudah sejak hari pertama saya daftar,” ujar Vera.

Pihak sekolah saat dikonfirmasi mengaku proses verifikasi memang memakan waktu. Sebab, harus melalui pemeriksaan dan validasi data pendaftar. Satu sekolah dengan pendaftar di atas seribuan orang, tentu membutuhkan waktu yang lama
Misalnya, SMKN 8 Batam. Dari 416 berkas pendaftaran yang sudah masuk, baru 144 berkas yang diverifikasi. Sisanya masih dalam proses sehingga sedikit memakan waktu.

”Ya itu tadi kadang sistem butuh waktu juga. Petugas verifikasi pun butuh istirahat sejenak,” ujar Kepala SMKN 8 Batam, Rafio.

Meskipun demikian, sebut Rafio, pihak sekolah tetap akan me­rampungkan semua berkas pen­daftaran yang masuk tadi. ”T­etap diverifikasi semuanya. Nanti lolos atau tidak itu dari sis­tem. Tugas kita cuma verifi­ka­­si apakah data yang masuk su­dah sesuai atau belum,” ujar Ra­fio.
SD dan SMP

Terpisah, orangtua pe­serta di­dik berdatangan ke kantor Di­nas Pendidikan (Dis­dik­) Batam terkait nasib anak me­rek­a yang tidak diterima di sekolah negeri jenjang SD da­n SMP usai pengumuman pe­ndaftaran PPBD, 29 Juni lal­u. Nurhayati, orangtua siswa yang turut mengadukan nasibnya ke Disdik mengaku, mulai khawatir karena hingga saat ini belum ada informasi dan kejelasan terkait nasib anaknya. ”Anak saya daftar di SMPN 3 dan SMPN 57, namun tidak diterima di dua sekolah tersebut,” kata warga Kampung Indosat ini, Rabu (1/7).

Ia menjelaskan, besok (hari ini, red) adalah hari terakhir pendaftaran ulang. Sedangkan anaknya belum juga mendapatkan sekolah. Karena itu, ia khawatir anaknya tidak bisa mendapatkan sekolah. ”Kalau ke swasta juga mahal, saya tidak sanggup. Jadi saya mau tahu bagaimana nasib anak saya,” ujarnya. (*)

Reporter : EUSEBIUS SARA, YULITAVIA
Editor : RATNA IRTATIK