Total Football

Borneo FC Pilih Yogyakarta Sebagai Markas jika Gunakan Sistem Home Tournament

F.ARIB BILLAH/KP
Bila harus melanjutkan kompetisi di Jawa, Borneo FC berhasrat bisa memaksimalkan persiapan di Jawa Tengah.

batampos.id – Kompetisi diproyeksikan kembali bergulir Oktober. Hanya, hingga kini belum ada kepastian seputar format yang akan digunakan. Salah satu rancangan format yang mencuat di tengah wacana pengguliran kompetisi yakni menggunakan sistem home tournament. Kompetisi dipusatkan di Jawa.

Menanggapi wacana tersebut, Borneo FC sebagai salah satu kontestan dari luar Jawa, mulai merancang opsi bila harus melanjutkan kompetisi jauh dari markas mereka, Stadion Segiri, Samarinda. Bila nanti harus menjadi tim musafir, mereka berencana memusatkan persiapan tim di satu dari dua kota, antara Jogjakarta atau Solo.

Alasan memilih Jogjakarta karena fasilitas latihan komplet. Selain itu, Diego Michiels dkk sudah familier dengan atmosfer di sana. Maklum, mereka kerap melaksanakan pemusatan latihan di Kota Gudeg tersebut. Sementara Solo, Presiden Borneo FC Nabil Husein Said Amin menyebut, karena faktor banyak rekan di sana. Hal tersebut diyakini memudahkan tim dalam berkegiatan.

“Semoga kebijakannya nanti sesuai harapan,” ucap Nabil. Hingga saat ini, klub luar Jawa memang belum dijatah akan bermain di kota mana. Namun, wacana yang mencuat bakal bermuara di Jawa Tengah.

“Alternatif terbaik memang main di Jawa Tengah dengan klub luar Jawa lainnya. Namun, masih menunggu seperti apa kebijakan dari PSSI dan PT LIB (Liga Indonesia Baru),” imbuhnya.

Di sisi lain, Nabil enggan ambil pusing soal venue yang akan dipakai. Sebab semua laga dipastikan digelar tanpa penonton. “Ini sifatnya hanya sementara. Kami tentu ingin segera kembali ke Samarinda. Bermain di Stadion Segiri dengan dukungan suporter Pusamania,” pungkasnya. (*/abi/ndy/k16/*)

Reporter: JPGROUP
Editor: RYAN AGUNG