Kepri

New Normal, Kasus Perceraian Meningkat

TANJUNGPINANG (BP)- Ketua Pengadilan Agama (PA) Tanjungpinang,

Muhammad Yusar
f.Peri/Batam Pos

menjelaskan, selama enam bulan belakang angka kasus perceraian di Tanjungpinang ada sekitar 400 kasus perceraian yang mereka tangani.
”Januari-Februari masih normal sekitar 250 kasus. Maret sampai Juli 2020 kasus berkurang hanya 150 kasus,” ujarnya.

Tapi, kata dia, memasuki new normal setelah pandemi covid-19 yang diterapkan sejak 15 Juni 2020, kasus perceraian yang masuk ke PA terjadi peningkatan.

“Ada kebijakan dari Mahkamah Agung bahwa boleh tidak menerima perkara pada masa pandemi, sehingga Maret sampai Juni perkara yang diterima berkurang,” kata Yusar, Jumat (3/7).

Dalam satu hari, setelah dimulainya new norman, ada sekitar 20 perkara yang masuk. “Hari pertama new normal itu pada 15 Juni ada peningkatan 10-20 perkara satu hari,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Juli 2020, dikatakan Yusar kasus yang masuk belum terlalu banyak, dalam satu hari paling banyak 10 kasus.

Sehingga selama enam bulan ini total kasus perceraian yang masuk sekitar 400 kasus,” ujarnya. (*)

Reporter : Peri Irawan
Editor: Tunggul Manurung