Lifestyle

Viroblock, Busana AntiVirus

Tantri Kotak kenakan pakaian anti virus tiap keluar rumah supaya tidak terpapar virus korona. (Istimewa)

batampos.id – Ladies, pada pandemik kali ini rupanya ada busana antivirus. Disebut viroblock.

Teknologi yang diaplikasikan pada pakaian ini, berdasarkan hasil uji laboratorium Swiss Textile Innovator Heiq dan Peter Doherty Institute for infection & Immunity di Melbourne, sudah teruji dapat membunuh virus SARS-cov-2 penyebab COVID-19 dalam hitungan menit. Selain membasmi virus, teknologi ini juga dapat membunuh jamur dan bakteri.

Tantri Syalindri Ichlasari atau lebih dikenal dengan sapaan Tantri Kotak sudah menggunakannya.

Ia mengatakan bahwa dirinya sangat khawatir bakal terpapar virus korona atau Covid-19 yang masih terus menyebar di masyarakat. Mengantisipasi hal tidak diinginkan tersebut, Tantri memutuskan menggunakan pakaian antivirus ketika keluar rumah.

Kekhawatiran istri Arda Naff itu memang sangat beralasan mengingat saat ini dia memiliki anak kecil yang baru berusia 4 bulan. Jika tidak ada kebutuhan mendesak, Tantri lebih memilih tinggal di rumah demi melindungi diri dan keluarga tercinta.

“Harus mikir dua kali kalau mau ke luar rumah. Paling kakaknya temani (anak kedua) misalkan harus belanja. Tapi merasa ribet banget ya, semprot-semprot dan segala macam,” kata Tantri dalam acara ZOYA Viroblock Series, belum lama ini.

“Karena dapat membunuh virus, akhirnya aku mencoba. Tiap keluar rumah, paling kalau belanja rumah, selalu ganti pakaian. Kalau pakai baju ini, nggak harus ganti baju langsung bisa ngasih ASI,” kata Tantri yang kini berhijab.

Dia juga mengaku sempat membayangkan menggunakan pakaian antivirus akan bikin tribet dan menyusahkan. Namun ternyata hal itu tidak terjadi.

“Ternyata bahannya sama seperti biasa, adem banget malah. Kan awalnya aku mikir pakaiannya pasti tebal, teknologi anti virus. Ternyata sama aja tapi ada proteksi untuk virus. Dan aku sebagai ibu saat keluar rumah enggak was-was lagi meski enggak bisa sesantai itu juga. Tapi minimal nggak terlalu takut” ungkap Tantri.

Sementara itu, Carlo Centonze selaku Swiss co-founder and Chief Executive Officer of HeiQ Group mengatakan bahwa teknologi ini merupakan terobosan penting di tengah pandemi Covid-19.

“Konfirmasi aktivitas antivirus HeiQ Viroblock terhadap SARS-CoV-2 merupakan pencapaian yang penting. Hasil riset ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kami untuk membantu menyediakan tekstil dengan tingkat perlindungan yang lebih baik terhadap virus dan berkontribusi pada upaya mitigasi pandemi global,” paparnya. (*)

reporter: JPGroup
editor: Putut Ariyo