Hidup Sehat

3 Menjadi Lebih, kala New Normal

ilustrasi: jawapos.com

batampos.id – Penerapan new normal atau tatanan kehidupan baru sudah mulai diberlakukan sejak awal Juni 2020. Hal ini ditujukan untuk kembali menggerakan ekonomi Indonesia yang sempat lesu dalam beberapa bulan akibat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di berbagai wilayah di Indonesia. Berbagai tempat umum seperti perkantoran, restoran, rumah ibadah terpaksa ditutup demi menghambat laju penyebaran wabah Covid-19.

Kebijakan normal baru dapat berjalan dengan baik apabila seluruh masyarakat dapat beradaptasi dan menaati aturan-aturan yang telah ditetapkan. Aturan tersebut tertuang dalam protokol kesehatan yang diterbitkan oleh Kemanterian Kesehatan, seperti; menjaga jarak minimal 1 meter (physical distancing), menggunakan masker dan mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin.

Proses adaptasi terhadap aturan-aturan agar dapat menjalani normal baru ternyata juga bisa mempengaruhi gaya hidup masyarakat Indonesia untuk menjadi lebih baik. Dilansir dari Treasury.id, ada beberapa manfaat yang bisa diambil dari masa transisi ini.

1. Menjadi Lebih Higienis

Lebih peka akan kebersihan dan kesehatan adalah salah satu manfaat terbesar yang bisa dirasakan sejak adanya pandemi Covid-19. Sebelumnya, menggunakan hand sanitizer, disinfektan, atau masker bukan menjadi hal yang wajib dilakukan saat beraktivitas. Sekarang, alat penunjang kebersihan dan kesehatan ini menjadi prioritas yang harus disiapkan apabila kita ingin beraktivitas dengan aman dan nyaman di luar rumah.

Menjadi lebih higienis tidak hanya menguntungkan diri sendiri, tapi juga orang lain serta sebagai bentuk kepedulian kita untuk membantu menekan laju penyebaran virus.

2. Menjadi Lebih Waspada

Seperti kata pepatah ‘sedia payung sebelum hujan’, kita harus menyiapkan diri sebelum terjadinya suatu hal yang tidak kita inginkan. Pandemi ini kembali menjadi reminder bagi kita untuk selalu waspada akan berbagai hal yang dapat berdapak ke berbagai aspek dalam kehidupan. Misalnya, olah raga dan makan dengan teratur, minum vitamin bila perlu agar tubuh tetap sehat dan tidak mudah sakit.

Atau contoh lainnya, menjadi lebih waspada dengan kondisi finansial dengan cara menyiapkan dan memiliki dana darurat. Dana darurat merupakan sejumlah dana yang dipersiapkan untuk digunakan ketika terjadi hal yang tidak diperkirakan sebelumnya. Tidak ada yang tahu kapan hal yang tidak diinginkan akan datang, sehingga dana darurat penting untuk dimiliki. Seperti dalam kondisi saat ini, memiliki dana darurat akan sangat membantu kondisi keuagan agar dapat berjalan normal.

3. Menjadi Lebih Baik Dalam Mengelola Keuangan

Tidak bisa dipungkiri bahwa sejak pandemi, banyak masyarakat yang harus mengatur ulang arus keuangannya agar dapat bertahan melewati masa sulit ini dengan cara membatasi pengeluaran. Jika sebelumnya kerap belanja untuk memenuhi keinginan, saat ini fokus untuk memenuhi kebutuhan, sehingga bisa lebih hemat. Atau yang biasanya selalu ada pengeluaran untuk hangout dan liburan, pos pengeluaran tersebut bisa dialokasikan ke hal lain yang lebih bermanfaat, seperti untuk tabungan dan simpanan dana darurat.

Menjadi lebih baik dalam mengelola keuangan juga merupakan manfaat besar yang dapat dipetik dari pandemi, karena dampaknya bisa dirasakan hingga masa depan.

Mari jalani new normal dengan menerapkan kebiasaan baru juga. Tak hanya menjadi pribadi yang lebih baik dalam hal kesehatan fisik, tapi juga lebih baik atau sehat secara finansial. (*)