Internasional

Covid-19 Kembali Merebak di Singapura, Sebagian Besar Kasus Impor

Kawasan bangunan bersejarah, Chijmes, di Jalan Victoria, pusat kota Singapura. Kawasan ini mulai dibuka terbatas meski masih kasus baru Covid-19 terus bertambah di negeri itu. F Chahaya Simanjuntak/batampos.id

BATAM (BP) – Singapura belum sepenuhnya berhasil menangani pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19). Negara itu,kembali terjadi kasus baru, dimana sebanyak 136 warganya positif. Jumlah ini berasal dari 18 klaster.

Kementerian Kesehatan Singapura (MoH) melaporkan, ke-136 warganya yang terinfeksi itu diketahui Minggu (5/7/2020) siang. Tujuh dari kasus baru ini merupakan kasus impor.

“Ini adalah hari keenam berturut-turut, Singapura selalu ada kasus impor baru,” ujar Juru Bicara MoH Singapura, seperti dilansir dari Channel News Asia, Senin (6/7/2020) pagi ini.

Kasus ini menjadi jumlah tertinggi sejak 3 April 2020 lalu di negara kota tersebut.

Salah satu kasus impor yang ditemukan yaitu, seorang warga yang baru saja kembali dari India, 20 Juni 2020 lalu. Sebelumnya, empat kasus positif juga adalah warga yang baru saja kembali dari India pada 23 Juni 2020.

Dua kasus lainnya, adalah warga yang baru saja kembali dari Yaman, pada 24 Juni 2020.

Sebanyak 18 kasus klaster baru tersebut, terdiri terdiri dari lima warga Singapura, satu permanent resident, dua pemegang kartu masuk kerja, dan 10 ekspatriat.

Menanggulangi penyebaran kasus, MoH Singapura menginstruksikan seluruh kasus impor dirawat dan dikarantina di rumah selama 14 hari, setelah kedatangannya. Mereka akan diuji rutin oleh tim penanggulan Covid-19 negara tersebut. (*)

Editor: Chahaya Simanjuntak