Zetizen

Nonton Asyik Dengan Platfrom Streaming Terbaik

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu cara paling mudah menghabiskan waktu adalah menonton film atau serial favorit. Ngerasa nggak sih waktu lagi binge-watching, tiba-tiba udah selesai nonton 4–5 episode atau bahkan bisa nyelesain satu season dalam sehari. Apalagi kalau aktor dan aktrisnya favorit dan storyline-nya relate banget nih sama kehidupan sehari-hari. Udah deh, makin terasa cepat aja waktu berjalan. Apalagi kalau nontonnya sambil rebahan.

Surga dunia! Generasi sekarang tentu kurang bisa relate dengan milenial awal yang harus nungguin jadwal tayang serial di televisi. Sekarang hampir semua kebutuhan sudah tersedia secara daring atau online. Salah satunya, pilihan platform streaming online buat nonton TV atau film. Bahkan, ketersediaan genre dan judulnya terbilang sangat lengkap dengan kelebihan masing-masing. Ada yang pilihan genrenya superlengkap, gratis streaming, sampai memuat banyak jenis serial. Mulai kartun hingga drama. Tetapi, pastikan kamu menontonnya secara legal ya! Kasihan kan, sutradara dan timnya susah-susah buat film, tapi kamu bajak begitu aja.

Kalau mungkin kamu punya pertanyaan, mana sih platform streaming terbaik? Jawabannya adalah bergantung orang masing-masing. Secara umum, memang Netflix dikenal sebagai yang paling populer. Drama India, Asia, sampai film lokal tanah air seperti Nanti Kita Cerita tentang Hari Ini sudah tersedia di sana. Juga banyak serial dan film orisinal Netflix yang keren. Beberapa sekarang bisa kamu tonton langsung dari TVRI berkat kerja sama pihak Netflix dengan Kemenkominfo untuk melanjutkan program belajar dari rumah.

Tetapi, balik lagi nih, tontonan apa yang ingin kamu lihat? Untuk serial otomotif seperti The Grand Tour atau Modern Love yang dibuat dari buku dan podcast popular, keduanya hanya ada di Amazon Prime Video. Kalau pengin memulai atau menonton ulang serial Game of Thrones, kamu bisa coba HBO Go. Oh ya, kalau kamu berlangganan internet FirstMedia di rumah, sudah termasuk berlangganan platform streaming yang satu ini loh. Tinggal buat akun dan nggak perlu bayar langganan lagi.

Kalau memang lebih suka nonton drama Korea, misalnya, tentu kamu lebih cocok berlangganan Viu. Pilihan film, serial yang sudah selesai, sampai yang masih ongoing banyak banget! Tapi, kalau kamu sekadar ingin menghabiskan waktu tanpa punya preferensi genre tertentu dan mau yang gratisan aja, bisa coba Tubi TV. Platform yang satu ini bisa kamu akses secara gratis.

Kamu juga bisa menonton film-film indie maupun beberapa yang cukup terkenal. Sebenarnya, masih ada beberapa platform lain seperti Popcornflix dan Crackle yang juga bisa diakses gratis. Hanya, diperlukan VPN karena platform tersebut tidak bisa diakses di Indonesia. Jadi, platform streaming mana yang paling kamu suka? (pra/c20/mel)

ZETS OF THE DAY
Pilih Bajakan atau Resmi

KARENA pandemi, semua kegiatan termasuk menonton film di bioskop tertunda karena ditutup sementara demi mencegah penyebaran Covid-19. Streaming sebagai solusi untuk mengisi waktu santai untuk menonton film melalui website atau smartphone, namun banyak pihak yang melayani streaming bajakan sehingga banyak orang-orang yang berbondong-bondong menikmatinya dibandingkan situs streaming resmi. Selain gratis, apa sih alasan kamu memilih streaming bajakan dibandingkan streaming yang resmi?! (*)
Reporter: Hadinata Salim
Editor: Ratna Irtatik

F. Dok. Pribadi

Assyifa Diani Wekaputri
MAN 4 Kebumen
@syiff.ptr
Banyak orang yang memilih streaming bajakan karena gratis. Siapa sih yang mau mengeluarkan uang untuk nonton film di bioskop jika bisa streaming atau download di situs film bajakan. Yang sering kita dengar ada ungkapan “tidak ada bioskop di daerah kami.” Ya, ini memang masalah sih bagi yang di daerahnya tidak punya bioskop. (*)

 

 

 

 

F. Dok. Pribadi

Tarisa Melita Putri
SMAN 4 Karimun
Instagram: @tarisamp_16
Kebanyakan orang pasti lebih memilih yang lebih murah. Namun demikian, streaming bajakan banyak mengambil keuntungan dari karya orang lain, dan itu merugikan bagi yang punya karya itu. Alangkah baiknya kita menggunakan streaming resmi untuk menghargai karya-karya orang itu karena sudah bersusah payah untuk membuatnya. Kita tidak berhak untuk mengambil apa yang bukan milik kita. (*)

 

 

 

 

 

 

F. Dok. Pribadi

Rendhy Pandu Ramadhani
Politeknik Negeri Batam
Instagram: @dani_ramadhani_r
Kalau pendapat saya sih, yang namanya ”streaming bajakan” ada positifnya juga sih. Kalau dibilang negatif tidak semuanya negatif. Karena film itu bisa dinikmatin saat kita butuh untuk hiburan dan memberikan kesan tersendiri.
Jika tidak ingin ada lagi streaming bajakan, pembuat film atau organisasi yang mengawasi sebuah film pasti lebih tahu dong, apa yang harus dilakukan. Kami sebagai penikmat film hanya bisa memantau. (*)