Total Football

Road Map Shin Tae-yong Sudah Diterima, Tetap Minta TC di Korsel

Diharapkan Datang ke Indonesia pada Minggu Kedua Juli

F. Allex Qomarulla/Jawa Pos
Pelatih tim nasional Indonesia Shin Tae-yong.

batampos.id – Tancap gas! Ini yang dilakukan PSSI setelah diminta pemerintah untuk fokus dalam persiapan timnas Indonesia U-19 pada Piala Dunia U-20 tahun depan. Selain sudah membentuk Satgas Penanganan Timnas U-19, PSSI sedang berdiskusi untuk mematangkan road map yang sudah diberikan Shin Tae-yong (STY).

Hal itu dikatakan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan. Dia mengungkapkan, road map yang dikirim pelatih asal Korea Selatan itu hanya berkaitan dengan timnas U-19. Padahal, selama ini pihaknya meminta Shin Tae-yong juga memikirkan timnas senior. ’’Memang belum lengkap. Kami sekarang tinggal menyamakan persepsi saja. Besok atau lusa akan mencoba rapat virtual dengan Shin Tae-yong,’’ jelasnya.

Timnas senior juga butuh racikan dari Shin Tae-yong. Ada dua agenda di hadapan tim Garuda. Yakni, lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 dan persiapan Piala AFF akhir tahun nanti.

Pria yang akrab disapa Iwan Bule itu merasa tidak ada masalah. Kekurangan tersebut nanti dibicarakan lagi ketika melakukan rapat virtual dengan Shin Tae-yong. Yang pasti, setidaknya setelah rapat virtual, PSSI akan meminta yang bersangkutan untuk kembali ke Indonesia lebih dulu. ’’Diharapkan pada minggu kedua Juli dia datang ke Indonesia,’’ harapnya.

Selain membicarakan soal bagaimana menangani timnas senior, Iwan Bule akan meminta pelatih 52 tahun itu segera melakukan seleksi bagi skuad timnas U-19. Untuk mengerucutkan tim yang saat ini dihuni 44 pemain menjadi 23–30 pemain.

Alasannya, agar permintaan Shin Tae-yong untuk menggelar TC di Korea Selatan bisa diwujudkan. Sebab, permintaan TC di kampung halaman sang pelatih itu ada dalam road map yang dikirim. ’’Sedikit latihan di sini dulu. Nanti kami akomodasi ke mana TC selanjutnya. Apakah di Korsel atau tempat-tempat lain,’’ tuturnya.

Dia bersyukur apa yang dilakukan PSSI saat ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah. Pemerintah melalui Menpora memang berjanji akan membiayai TC timnas di mana pun akan diselenggarakan. Artinya, jika Shin Tae-yong memilih di Korsel, tentu itu tidak jadi masalah.

Mantan sekretaris Lemhannas tersebut menuturkan, timnas U-19 memang butuh pengalaman internasional yang banyak. Butuh calon lawan yang levelnya di atas Garuda Muda agar di Piala Dunia U-20 nanti bisa bersaing dengan lawan-lawan yang ada. ’’Mohon doanya kami fokus ke timnas,’’ ucap Iwan Bule.

Nah, terkait pengajuan anggaran yang sejauh ini sudah diminta Menpora, dirinya menyebut masih dalam proses pengerjaan. Sebab, PSSI masih harus berhitung dengan matang karena tidak mau menyia-nyiakan sedikit pun anggaran yang diberikan pemerintah untuk persiapan timnas U-19. ’’Nanti peruntukannya banyak sekali. Misalnya untuk pelatih, uang saku, akomodasi, transportasi, dan sebagainya. Sehari-hari tim kami ada di sini (Kemenpora) untuk diskusi dan pendampingan. Karena indeks dari APBN itu harus disesuaikan, ini pengalaman baru bagi PSSI, harus banyak belajar dari Kemenpora,’’ jelasnya.

Ditanya soal tantangan dari Presiden Joko Widodo mengenai target agar timnas U-19 setidaknya bisa lolos grup di Piala Dunia U-20, Iwan Bule langsung menyanggupi. Dia menegaskan, Shin Tae-yong sudah diminta meloloskan timnas U-19 ke babak 16 besar Piala Dunia U-20 tahun depan. ’’Syukur-syukur bisa 8 besar. Karena itu kami akan sesuaikan rencana TC di mana klub-klub lawan tanding timnas yang kuat. Kami masih menunggu aturan internasional dalam mengumpulkan pemain saat ini untuk TC,’’ bebernya. (rid/c17/ali/*)

Reporter: JPGROUP
Editor: RYAN AGUNG