Total Football

Menggusur King Vardy dari Tahta

Arsenal vs Leicester City

F. Eurosport.com
Penyerang Leicester Jamie Vardy

batampos.id – Hingga memasuki matchweek ke-34 memang Jamie Vardy masih kokoh bercokol di puncak klasemen sementara top skor. Tapi tidak lama lagi bisa saja King Vardy akan tergusur dari singgasananya.

Tiga besar daftar kandidat Golden Boot musim 2019-2020 memang dikuasai Jamie Vardy (21 gol/Leicester City), Pierre Emerick-Aubameyang (19 gol/Arsenal), dan Danny Ings (18 gol/Southampton FC).

Dua dari calon top skor Premier League, Vardy dan Aubameyang akan saling berhadapan ketika Arsenal menjamu Leicester City di Emirates Stadium dini hari nanti (8/7) (siaran langsung Mol TV pukul 02.15 WIB).

Seperti diberitakan AFP kemarin (6/7) pelatih Leicester Brendan Rodgers dalam prematch press conference mengatakan kalau King Vardy, julukan Vardy, bukan sekedar teladan untuk kerja keras. Melainkan juga loyalitas.

Usai membawa The Foxes, julukan Leicester, juara Premier League 2015-2016, penyerang 33 tahun itu sempat santer diisukan pindah Arsenal. Tapi kemudian King Vardy memilih bertahan di King Power Stadium.

“Saya rasa dengan apa yang dilakukannya selama ini maka Jamie (Vardy) adalah seorang legenda hingga sisa waktu bermainnya di klub ini. Dia menemukn rumah di klub ini dan dia sangat dihormati suporter,” kata Rodgers.

King Vardy membukukan brace ketika Leicester menang 3-0 atas Crystal Palace (4/7) lalu. Dengan dua gol itu maka King Vardy pun melepaskan diri dari kejaran Aubameyang di daftar Golden Boots. Aubameyang sendiri gagal mencetak gol ketika Arsenal menekuk tuan rumah Wolverhampton Wanderers (4/7).

Patut dicatat, King Vardy berhasil membuat sejarah tersendiri ketika menang atas Palace. Yakni sebagai pemain pertama Leicester era Premier League yang mengkoleksi 100 gol.

Nah, sebelum laga lawan Palace banyak media yang mempertanyakan produktivitas King Vardy. Sebab setelah kompetisi mulai lagi di periode pandemi Covid-19 ini, Vardy kesulitan membobol gawang lawan.

“Saya menaruh kesabaran dan kepercayaan besar kepada Jamie. Saya tahu seperti apa kualitasnya sebagai seorang penyelesai handal di depan tiang gawang,” puji Rodgers.

Dalam wawancara dengan The Athletic bulan lalu, King Vardy mengatakan peran Rodgers sangat besar untuk membantunya mencapai 21 gol seperti yang terjadi musim ini. Apalagi tak bisa dipungkiri kalau usianya kini 33 tahun.

“Brendan (Rodgers) hanya menyuruh saya melakukan pressing ketat kepada bek lawan. Saya pikir hal itu membuang energi namun nyatanya itu melatih insting gol saya melihat peluang yang ada,” tutur King Vardy.

Jika di era Claudio Ranieri instruksi kepada King Vardy adalah berlari jika menerima operan jarak jauh dan mengandalkan sprint. Lalu posisi King Vardy era Ranieri bisa menyisir flank kanan atau kiri.

“Brendan memaksimal peluang yang ada dengan saya sebagai sosok pencari bola nomor satu di lini serangnya. Setiap ada kesempatan merebut, maka akan saya lakukan dari kaki bek lawan,” ujar King Vardy.

F. Arseblognews.com
Striker Arsenal Pierre Emerick-Aubameyang.

Di sisi lain, Gooners, sebutan fans Arsenal, dibuat mabuk kepayang dengan kode yang dilempar oleh Aubameyang soal masa depannya. Dalam interaksinya dengan fans di dunia maya, penyerang 31 tahun itu memberikan kode keras akan bertahan.

Saat itu, Aubameyang diminta berkedip seandainya akan membubuhkan tanda tangan kontrak anyar di Arsenal. Pemain yang musim lalu meraih Golden Boots bersama Mohamed Salah dan Sadio Mane itu berkedip lalu tertawa.

Daily Mail menulis jika kontrak Aubameyang akan naik menjadi GBP 250 ribu (Rp 4,51 miliar) per pekan. Kontrak baru eks pemain Borussia Dortmund tersebut akan berumur selama tiga musim. (dra/*)

Reporter: JPGROUP
Editor: RYAN AGUNG