Nasional

Saweran Diputar untuk Merchandise dan Hasilnya Balik ke Kru

Bobby Kool Galang Dana via #NgamenOnline untuk Kru Superman Is Dead

Kru Superman Is Dead. F. JP GROUPKonsep ngamen online dipilih karena hasilnya nyata dan cepat. Bakal dilakukan rutin dan telah disiapkan konser live streaming juga. Mungkin sebagian besar musisi bisa bertahan karena masih ada tabungan selama pandemi korona, tapi tidak untuk kru-krunya yang hidup dari panggung ke panggung. Itu juga yang dialami kru Superman Is Dead. Beruntung, sang vokalis Bobby Kool tergerak membantu untuk mencarikan dana melalui #NgamenOnline yang dimulai 18 Juni lalu.

Reporter: FARID S. MAULANA, Jakarta, JP GROUP
Editor: JAMIL QASIM

DIA vokalis sekaligus gitaris Superman Is Dead (SID). Punya bisnis sampingan yang hasilnya bisa mendukung hidup saat semua konser dilarang di masa pandemi Covid-19 sekarang ini.

Itu saja Bobby Kool masih merasakan betul dampak pandemi. Menyusul ditunda atau dibatalkannya berbagai jadwal manggung SID.

Jadi, tak mengherankan kalau dia demikian tersentuh ketika salah seorang Crew of Saints –sebutan untuk kru SID– curhat. Tentang betapa beratnya hidup selama pandemi korona.

Crew of Saints berisi enam orang. Mereka tidak punya penghasilan karena hajatan musik tak bisa lagi digelar.

Beberapa di antara mereka pun harus banting setir berbisnis makanan rumahan untuk menyambung hidup. Padahal, secara penghasilan tentu mereka jauh dari para personel band asal Bali itu.

Dia pun berpikir keras apa yang harus dilakukan. Sebenarnya sebelum mendengar curhatan itu, Bobby sudah kepikiran bagaimana nasib krunya. Tapi, dia belum menemukan solusi untuk mendapatkan dana cepat yang bisa langsung didistribusikan kepada para kru.

”Saya pun akhirnya menelepon Sony (salah seorang kru SID, Red), apa yang bisa dilakukan untuk bantu kru, tidak perlu jauh-jauh mikir, tapi hasilnya nyata dan cepat,’’ kata pria bernama lengkap I Made Putra Budi Sartika itu.

Obrolan tersebut dilakukan Bobby via telepon. Tepatnya 31 Mei lalu. Ternyata gayung bersambut.

Sony Bono sudah punya ide dan rencana agar Crew of Saints bisa mendapatkan dana untuk menyambung hidup selama masa korona. Yakni, melakukan #NgamenOnline via media sosial Instagram.

”Kenapa saya telepon Sony, karena dia mengerti bagaimana orang bisa bayar melalui hal-hal seperti itu,’’ ujarnya, lantas tertawa.

Sony membenarkan. Sesudah dihubungi Bobby, pria yang juga gitaris dari band indie asal Bali, Nymphea, tersebut menemui sang vokalis secara langsung.

Konsep yang diinginkan adalah mendapat uang cepat bagi para kru SID. ”Kalau YouTube, lama nunggu prosesnya. Iya kalau mereka bisa bertahan, kalau tidak bagaimana? Akhirnya kami membuat ngamen online bersama Bobby dan kru SID,’’ terangnya.

Karena terpisah jarak Bali-Bandung, ngamen online pun direkam secara terpisah lebih dulu. Di rumah masing-masing. Sebelum mengudara melalui IG Live, Bobby membuat video teaser. Isinya mengenalkan ngamen online dan maksud dari konsep tersebut.

’’Nanti boleh request lagu apa yang ingin dibawakan. Request terbanyak bakal dibawakan di ngamen online, tentunya kalian bisa nyawer selama kami ngamen online ya,’’ jelas Bobby dalam video teaser tersebut.

Nah, tepat pada 18 Juni lalu, ngamen online kali pertama resmi mengudara. Dimainkan secara unplugged alias akustikan, lagu Hanya Hari Ini, sesuai dengan request terbanyak, pun dibawakan.

Cukup simpel dan ditambahi beberapa penjelasan di video terkait ke mana para Outsiders (fans SID) atau netizen bisa menyumbangkan sejumlah uang untuk kru SID.

Hasilnya? Satu video ngamen online itu mendapatkan saweran Rp 4,5 juta. Nilai yang cukup kecil untuk band sekelas SID. Bahkan, jauh dari bayaran yang didapat tiap kru ketika SID manggung.

Sony mengaku sudah menduganya. ”Kami memang tidak berharap banyak karena ekonomi memang sedang susah. Dan, fans SID juga golongan menengah ke bawah,’’ paparnya.

Alasan itu juga yang jadi penyebab Sony memilih ngamen online daripada ide lainnya. Sebut saja meniru konser musik musisi di Eropa yang penontonnya masih bisa hadir dan menyaksikan langsung di dalam mobil.

”Kami tidak bisa membayangkan itu bisa dilakukan di sini,” tuturnya.

Raihan di edisi perdana itu tak lantas membuat konsep ngamen online untuk membantu Crew of Saints berhenti di tengah jalan. Malah kian memotivasi Bobby dan Sony untuk melanjutkan.

”Proyek ini harus jalan terus sambil kami ingin memopulerkan ngamen online dan nyawer online selama pandemi korona,’’ terang Sony.

Rencananya tiap minggu hal tersebut dilakukan. Sejauh ini, setelah ngamen online yang disiarkan di akun IG Bobby Kool dan SID, Bobby dan Sony baru sekali melakukannya lagi. Yakni, di sebuah acara live streaming punya mantan Manajer SID Rudolf Dethu.

’’Kami juga rencananya mau bikin konser live streaming dan live gigs. Ini akan terus dilakukan karena kemungkinan SID baru bisa manggung pada 2021,’’ tuturnya.

Lantas, apakah uang Rp4,2 juta yang didapat langsung diberikan kepada para kru? Sony menuturkan, setelah hasil diskusi, uang tersebut rencananya diputar dulu. Akan dijadikan modal untuk membuat merchandise Crew of Saints. ’’Nanti penjualannya kembali ke kami juga,’’ ungkapnya.

Ke depan pria yang juga additional player dari SID itu tidak hanya mencantumkan nomor rekening ketika ngamen online. Dia sudah kepikiran akan ada barcode di samping video.

Barcode yang langsung masuk ke akun m-banking milik Crew of Saints. ’’Setiap orang sekarang punya smartphone dan m-banking. Jadi, tinggal scan saja langsung ketik nominal yang ingin disumbangkan. Minimal Rp 10 ribu saja sudah bisa menyumbang,’’ ungkapnya.

Bahkan, Sony berharap apa yang dilakukan SID bisa ditiru band-band lain. Terutama yang krunya hanya menggantungkan hidup pada panggung-panggung sang musisi.

”Saya yakin, tidak hanya kru SID yang kesulitan finansial di masa pandemi. Band-band lain juga,’’ tegasnya.

Personel SID ada tiga, lantas kenapa hanya Bobby yang tergerak untuk membantu Crew of Saints? Sony menuturkan, sebenarnya Eka Rock, sang basis, juga berniat ikut. Tapi, terhalang kesibukan dan saat ini masih berada di Bandung. Itu membuat komunikasi serta planning untuk ngamen online bareng sedikit sulit.

”Kalau Jerinx (drumer SID, Red) sudah punya program bagi-bagi nasi gratis di Twice Bar, tapi tidak menutup kemungkinan akan ikutan. Sekarang kami manfaatkan waktu luang dari Bobby dulu,’’ ucapnya.

Di luar itu, Sony juga berdoa agar pandemi korona segera berakhir. Atau paling tidak, ada solusi yang ditawarkan pemerintah soal nasib musisi.

Entah diperbolehkan menggelar konser dengan beberapa syarat yang tidak menyulitkan atau solusi lainnya. ’’Mohon diperhatikan, bagi kami, dapur tidak mengepul lebih menakutkan daripada pandemi ini,’’ katanya. (*)