Home

TKA Lion Air juga Tak Diperpanjang Kontraknya

Pesawat Lion Air saat akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang. (HANUNG HAMBARA/JAWA POS)

JAKARTA (BP) – Guna mempertahankan kelangsungan bisnis perusahaan, Lion Air tak  memperpanjang masa kontrak karyawannya. Adapun karyawan yang dikurangi bukan hanya dari Indonesia, tetapi juga tenaga kerja asing (expatriate).

Lion Air Group juga merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran, dan  merestrukturisasi organisasi.

“Metode pengurangan berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang,”  kata Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro  dalam keterangannya, Selasa (7/7).

Danang menjelaskan, Lion Air Group tengah berada pada masa sulit dan menantang akibat Covid-19. Pandemi ini memberikan dampak luar biasa yang mengakibatkan situasi penuh ketidakpastian.

Keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama mempertahankan kelangsungan  bisnis perusahaan tetap terjaga. Selain tak memperpanjang masa kontrak karyawa, Lion  Air Group juga merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran, dan  merestrukturisasi organisasi.

Sejak mulai beroperasi kembali secara bertahap, Lion Air Group rata-rata  mengoperasikan 10-15 persen dari kapasitas normal sebelumnya yakni rerata 1.400 1.600 penerbangan per hari. Danang mengakui, tahun ini pandemi Covid-19 telah membuat  industri penerbangan mati suri.

Sementara, biaya-biaya yang harus ditanggung tanpa beroperasi masih cukup besar.  Sehingga menimbulkan kesulitan yang sangat berat.

“Lion Air Group melakukan pembicaraan bersama mitra-mitra usaha serta melakukan  pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai persentase  bervariasi, semakin besar penghasilan semakin besar nilai nominal potongannya,”  tuturnya.

Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan tahun ini pada  Maret, April, Mei, Juni sampai waktu yang belum ditentukan. (*)

Reporter : JP GROUP

Editor : SUPRIZAL TANJUNG