Selebritas

Puth Minta ARMY Berhenti Bersikap Toksik

F. Imam Husein/Jawa Pos

LOS ANGELES (BP)- Kekesalan Charlie Puth terhadap ARMY, julukan fans boyband BTS, tampaknya, memuncak. Pada Senin (6/7), Puth meminta mereka untuk berhenti bersikap toksik di media sosialnya lewat serangkaian cuitan di Twitter. ’’Aku biasanya tidak peduli dengan hal seperti ini. Aku berusia 28 tahun, jadi tidak berarti apa pun ketika orang-orang yang tidak aku kenal menulis pesan menjijikkan kepadaku,’’ cuitnya.

Masalah diduga bermula ketika ARMY mendengar wawancara Puth tentang BTS di sebuah program radio pada 2018. Puth memuji BTS yang memiliki sangat banyak fans. ’’Ketika mereka masuk suatu nominasi di budaya Amerika, ada jutaan (fans, red) yang berpikir, ’Ayo buat mereka menang’,’’ kata Puth dalam video itu.

Bahkan, katanya, bukan hanya dia yang kagum, melainkan juga Shawn Mendes. ’’Aku dan Shawn Mendes selalu berpikir bagaimana kita bisa mendapat fan base seperti itu,’’ imbuhnya. Dia juga mengaku ingin berkolaborasi dengan BTS.

Namun, rupanya, ucapan tersebut disalahartikan beberapa ARMY. Puth dianggap ingin panjat sosial atas popularitas BTS. Ditambah, keinginan kolaborasi itu terwujud ketika Puth membawakan lagu We Don’t Talk Anymore bersama Jungkook dalam MBC Plus X Genie Music Awards 2018.

Setelah itu, banyak ARMY yang membanjiri kolom komentar media sosialnya, termasuk TikTok, dengan komentar semacam, ’’Ingat ketika kamu menggunakan Jungkook demi ketenaran?’’

Alih-alih ikut memojokkan BTS, dalam cuitan lanjutan pada Senin (6/7), Puth justru mengaku kagum dengan BTS. ’’Aku tidak tahu apa maksudnya itu. Aku menyukai mereka dan mereka sangat berbakat,’’ ungkapnya.

Meski begitu, Puth khawatir komentar negatif bisa berpengaruh buruk terhadap anak-anak muda. ’’Itu mungkin terdengar klise, tapi tolong bersikap baiklah kepada orang lain. Kita butuh saling mencintai saat ini,’’ tuturnya. (*)

Reporter:JP GROUP
Editor:DEDE HADI