Metropolis

Wali Murid Nyaris Diperkosa saat Mendaftarkan Anaknya Masuk Sekolah

F. Humas Polresta Untuk Batam Pos
Polisi menunjukkan lokasi gudang SMAN 1 Batam dimana pelaku hendak memerkosa korbannya.

SEKUPANG (BP) – Seorang wali murid yang mendaftarkan anaknya ke SMAN 1 Batam di Sekupang berinisial S, nyaris menjadi korban pemerkosaan, Selasa (7/7) siang. Wanita 40 tahun ini dipaksa untuk melayani hasrat seksual pelaku di dalam lingkungan sekolah.

Kejadian ini berlangsung saat korban datang ke sekolah terkait pendaftaran anaknya ke sekolah tersebut. Di lokasi, korban bertemu pelaku, Hilmi Heptana.

“Jadi saat korban datang, pelaku menghampiri dan berpura-pura akan membantu anak korban untuk masuk ke sekolah ini,” ujar Risma, wali murid lainnya, sekaligus saksi.

Di dalam lingkungan sekolah, pelaku mengajak korban menuju gudang yang berada di belakang sekolah.

Kemudian, pelaku langsung membuka pakaian dan juga memaksa korban membuka pakaian. ”Di dalam gudang, korban berpura-pura akan menutup pintu. Akhirnya bisa melarikan diri,” kata Risma.
Pelaku sendiri diketahui sebagai anak pemilik warung di kantin sekolah tersebut. Diduga, pria 24 tahun tersebut mengalami gangguan jiwa.

Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan mengatakan sudah mengamankan pelaku. “Masih kita periksa,” ujarnya. (*)

Reporter : Yofi Yuhendri
Editor : Andriani Susilawati