Ekonomi & Bisnis

CICIL Bantu Biaya Kuliah Mahasiswa

Luncurkan Promo Bertema #LebihPercaya

BANTU FINANSIAL: CICIL selalu berusaha untuk menciptakan dampak sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dan berkelanjutan bagi mahasiswa serta institusi pendidikan. (CICIL for Jawa Pos)

batampos.id – Gerakan #LebihPercaya adalah wujud terimakasih CICIL kepada mahasiswa dan dunia pendidikan Indonesia karena telah mempercayakan CICIL sebagai solusi pembiayaan pendidikan.

”Mahasiswa menghadapi kendala dalam pembiayaan SPP kuliah dan pemenuhan kebutuhan belajar lainnya,” ungkap Co-Founder & CEO CICIL Edward Widjonarko.

Edward menyebutkan, perusahaan teknologi finansial (CICIL) yang fokus pada pembiayaan pendidikan ini meluncurkan berbagai promo dan kegiatan online menarik bertema #LebihPercaya selama September.

Gerakan #LebihPercaya juga ingin meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa untuk menjadi lebih mandiri dalam memenuhi kebutuhan kuliah. Tanpa khawatir mengenai aspek pembiayaan karena CICIL siap membantu. Menurut survei Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) menyatakan bahwa selama pandemi Covid-19 berlangsung, 47 persen mahasiswa membutuhkan subsidi kuota internet dan 21 persen terkendala pembiayaan kuliah.

“Selain tantangan finansial ini, mahasiswa menghadapi tantangan dalam mengembangkan keterampilan non-akademis atau soft skills. Kami melihat keterampilan ini dapat lebih digali lagi karena sangat dibutuhkan oleh mahasiswa guna bertahan dan berprestasi di dunia kerja nantinya,” tambah Edward.

Karena itu, selain memberikan potongan biaya untuk memenuhi kebutuhan kuliah, gerakan #LebihPercaya juga mengadakan webinar dan pelatihan online gratis untuk mahasiswa agar dapat mengasah keterampilan dan memperluas wawasan. Gerakan ini berlangsung hingga 30 September 2020.

Untuk diketahui, CICIL telah terdaftar dan memiliki izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat keberhasilan 90 hari (TKB90) CICIL terjaga stabil pada posisi 97,22 persen. Sejak 2016, CICIL telah menyalurkan lebih dari 67.000 pembiayaan senilai Rp 171 miliar kepada mahasiswa dan institusi pendidikan serta memperluas jangkauan layanan ke lebih dari 250 institusi pendidikan di 54 kota.

Salah satu pengguna CICIL adalah Vicka Fadhilla, mahasiswi semester tujuh Universitas Padjajaran, Bandung. Ia mengungkapkan jika CICIL sangat membantunya secara finansial untuk membayar SPP serta membeli perlengkapan kuliah.

“Mimpi saya adalah bisa mandiri membiayai kuliah dan CICIL membuat saya lebih percaya diri bahwa saya bisa mewujudkan mimpi itu. Saya sudah tiga kali mendapatkan pinjaman yang saya gunakan untuk bayar SPP dan membeli barang untuk kebutuhan kuliah. Selain membantu saya dari sisi finansial, bergabung dalam ambassador CICIL juga membantu saya untuk mengembangkan diri dan kemampuan berorganisasi,” ungkap Vicka.

Selain CICIL Uang Kuliah saat ini CICIL memiliki tiga produk utama lainnya, seperti CICIL Barang, CICIL Jobs dan pembiayaan untuk institusi pendidikan. CICIL Barang membantu mahasiswa untuk mencicil kebutuhan kuliah. Sebagai penyedia jasa micro lending, mahasiswa dapat mencicil barang yang harganya mulai dari Rp 250.000. Jadi, tidak hanya mencicil uang kuliah yang nilainya jutaan. CICIL juga bisa digunakan untuk mencicil tas laptop seharga Rp 288.000.

CICIL Jobs hanya diperuntukan bagi mahasiswa yang memiliki pinjaman aktif dengan CICIL. Mereka dapat melamar kerja di CICIL Jobs dan kompensasinya dapat digunakan untuk membantu melunasi pinjaman pendidikan.

Selain membantu mahasiswa, CICIL juga mengembangkan solusi fasilitas pembiayaan bagi institusi pendidikan. Fasilitas pembiayaan CICIL telah memfasilitasi berbagai ragam institusi pendidikan, termasuk sekolah dasar, sekolah menengah, universitas dan lembaga kursus pendidikan informal. Dana yang disalurkan oleh CICIL digunakan untuk mengembangkan infrastruktur dan biaya operasional institusi peminjam.

“Besarnya kepercayaan mahasiswa dan institusi pendidikan yang telah bergabung menjadi motivasi bagi CICIL untuk lebih mengembangkan layanan kamidan CICIL ingin mengajak masyarakat untuk #LebihPercaya bahwa jika perusahaan fintech digunakan secara bijaksana, kami dapat menjadi solusi dari tantangan di masa sekarang dan masa depan,” pungkas Edward. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung