Lifestyle

Boleh Kok Naksir Teman Sekantor

Ilustrasi: Teman kantor yang saling jatuh cinta. (Istimewa)

batampos.id – Penulis dari TheLonelySerb dan Psikolog Natasha Ivanovic menjelaskan tak semua kantor memberi kebebasan pada pegawainya menjalin cinta dengan rekan kerja. Tapi, naksir rekan kerja bukanlah kesalahan atau hal yang harus ditutupi.

“Yang penting adalah bagaimana Anda bisa mengendalikan emosi dan menangani perasaan Anda. Mengasyikkan rasanya untuk merasakan romantisme kantor,” katanya seperti dilansir dari LovePanky, Jumat (30/10).

Namun tak dipungkiri, jika sikap tak terkendali, ini justru bisa memicu efek samping yang tidak diinginkan. Misalnya gosip negatif dari teman sekantor lainnya, produktivitas kerja menurun, dan suasana kerja bisa terganggu. Maka, simak 10 cara bijaksana saat naksir dengan rekan sekantor, tapi tetap bisa mengendalikan emosi:

1. Apa Alasannya

Cari tahu mengapa Anda naksir teman sekantor. Bisa jadi memang sedang jenuh dengan hidup saat ini. Cobalah jujur pada diri sendiri.

2. Jangan Berlebihan Bicara Soal Ini

Berhenti membicarakannya dengan rekan kerja lainnya. Sebab gosip bisa menyebar seperti api di sekitar kantor. Jadi, jika berbicara dengan beberapa orang tentang seseorang yang Anda taksir, sebaiknya jangan berlebihan.

3. Kurangi Menghabiskan Waktu Bersama

Bergaul dengan rekan kerja boleh-boleh saja, tetapi jika terlalu sering menghabiskan seluruh waktu luang bersama, bisa jadi memicu kecemburuan atau ketidaksukaan sosial.

4. Jangan Sampai Selingkuh

Jangan sampai Anda naksir rekan kerja saat sudah memiliki pasangan. Perselingkuhan dengan teman sekantor rentan terjadi.

5. Fokus Pada Hal Lain Juga

Jangan terlalu antusias berlebihan dengan target yang ditaksir. Carilah hobi lain agar bisa mengendalikan emosi diri.

6. Fokus Bekerja

Jika Anda sedang bekerja, Anda harus fokus pada pekerjaan. Jangan terobsesi berlebihan dengan si dia. Pisahkan antara perasaan dengan pekerjaan.

7. Tetapkan Batasan

Memang sulit menahan rasa saat kita melihat rekan kerja yang kita taksir setiap hari. Cobalah untuk membatasi diri sebisa mungkin.

8. Bicaralah Dengan Teman

Jika ingin curhat, carilah teman di tempat lain yang bisa dipercaya. Bukan teman yang sama di tempat kerja, sehingga tak akan menimbulkan gosip.

9. Ketahui Konsekuensinya

Pada saat yang sama, pertimbangkan apa risikonya saat naksir teman di tempat kerja. Pikirkan baik buruknya terhadap nasib karir dan suasana kerja bersama rekam kerja lainnya.

10. Beri Jeda

Coba beri diri Anda waktu, apakah ini hanya sekadar naksir sesaat atau akan berlanjut jangka panjang. Dari sana, Anda bisa mengambil tindakan apakah perlu dilanjutkan atau diakhiri saja. (*)

Reporter: JP Group
Editor: Suprizal Tanjung