Home

Syamsul Harapkan Penetapan UMK Batam Sesuai Target

batampos.id – Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum masih menunggu keputusan pembahasan upah minimum kota (UMK) yang rencananya akan ditetapkan paling lambat 20 November mendatang.

“Pembahasan baru di tingkat Dewan Pengupahan Kota (DPK) di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Dan belum disampaikan kepada saya,” kata dia, Kamis (5/11/2020).

Ia mengatakan Pemerintah Kota Batam akan mengikuti aturan atau yang sudah dikeluarkan pusat. Meskipun beberapa daerah lain sudah mengambil keputusan untuk tidak menaikkan UMK bagi perusahaan yang terdampak Covid-19.

“Kita tunggu dulu lah apa nanti yang menjadi kesepakatan DPK. Masih ada waktu kurang lebih dua Minggu lagi, sebelum ditetapkan,” ujarnya.

Tahun ini, UMK Batam berada di angka Rp 4.130.000. Pembahasan UMK biasanya menggunakan formula inflasi dan pertumbuhan ekonomi secara nasional. Sedangkan untuk tahun ini berbeda, karena kondisi perekonomian yang masih belum pulih karena di tengah pandemi Covid-19.

“Kita ikut pusat aja, bagaimana keputusannya saya tunggu dari DPK dulu, kalau penetapan tetap di Gubernur nantinya,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah telah menerbitkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia.

Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Dalam surat edaran tersebut, pemerintah memutuskan upah minimum 2021 tidak mengalami kenaikan alias setara dengan upah minimum tahun ini.(*)

Reporter: Yulitavia

Editor: Andriani Susilawati