Bintan-Pinang

Bagian Pengelola Perbatasan Bintan Latih Warga Bertanam secara Hidroponik

Beri Solusi Tambahan Ekonomi Nelayan saat Tidak Bisa Melaut

Kabag Pengelola Perbatasan Bintan, Hasan pada saat membuka pelatihan hidroponik di aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (5/11/2020). (F.Pemkab Bintan untuk batampos.id)

batampos.id– Sebanyak 30 masyarakat yang ada di wilayah perbatasan Bintan mengikuti pelatihan hidroponik dalam rangka peningkatan pemberdayaan ekonomi masyarakat wilayah perbatasan yang digelar Bagian Pengelola Wilayah Perbatasan Bintan  di aula Kantor Bupati Bintan, Kamis (5/11/2020).

Kegiatan dibuka langsung Kepala Bagian Pengelola Perbatasan Bintan, Hasan dengan menghadirkan praktisi hidroponik Arnel dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bintan. Kabag Pengelola Perbatasan Bintan, Hasan mengatakan, kegiatan ini diikuti 30 orang peserta yang berasal dari masyarakat yang berada di wilayah perbatasan di Bintan yakni dari Desa Mapur, Desa Pengudang, Desa berakit, Desa Malang Rapat, dan Kelurahan Tanjunguban Utara.

Hasan menjelaskan pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat perbatasan. “Hidroponik bisa menjadi modal untuk mengembangkan dan meningkatkan ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan Bintan,” jelasnya.

Dia juga berharap, pelatihan ini menjadi solusi bagi masyarakat perbatasan yang umumnya bermatapencaharian sebagai nelayan yang sulit melaut pada musim tertentu seperti musim utara. “Kita memberikan solusi melalui pelatihan ini. Jadi pada saat mereka tidak bisa pergi melaut karena cuaca yang kurang bersahabat, mereka bisa mengembangkan hidroponik,” ujarnya.

Selain itu, menurut Hasan, usaha hidroponik ini juga menjadi  solusi karena dapat memberikan tambahan ekonomi atau penghasilan bagi masyarakat yang ada di wilayah perbatasan. “Minimal sayuran yang mereka panen dari usaha hidroponik bisa dinikmati sendiri oleh keluarga atau masyarakat desa di wilayah perbatasan,” ujarnya.

Pelatihan ini dibagi menjadi 6 kelompok perdesa di 4 lokasi prioritas (lokpri) Kecamatan Perbatasan yaitu 4 Kecamatan Perbatasan dan 6 desa di kawasan perbatasan Kabupaten Bintan yaitu Desa Mapur, Desa Pengudang, Desa Berakit, Desa Malang Rapat, dan Tanjunguban Utara.

Dalam kegiatan ini Pemkab Bintan membantu peralatan atau media hidroponik dan bahan-bahannya kepada 6 kelompok desa di kawasan perbatasan dan kebutuhan lainnya melalui APBD Kabupaten Bintan tahun 2020. Hasan berharap dukungan program pengembangan ekonomi terutama tanaman hidroponik dari pemerintah pusat. “Ya karena hal ini penting dikembangkan untuk mendukung kebutuhan dan konsumsi sayur bagi masyarakat di perbatasan,” harapnya. (*)

Reporter: Slamet

Editor: Tunggul