Politika

Presiden PKS: Ini Lap Terakhir, Tidak Ada Waktu Mengganti Ban

Pilkada Serentak 2020

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (Asyik) memerintahkan seluruh kader, pengurus dan kandidat untuk tancap gas pada sebulan jelang pemungutan suara Pilkada 2020. (dok JawaPos.com)

batampos.id – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (Asyik) memerintahkan seluruh kader, pengurus dan kandidat untuk tancap gas pada sebulan jelang pemungutan suara Pilkada 2020.

Asyik menyebut satu bulan jelang pemungutan suara ibarat lap terakhir dalam perlombaan balap mobil atau lomba lari. Pada putaran terakhir itu, yang harus dilakukan hanyalah fokus untuk terus berlari kencang menuju kemenangan di garis finish.

“Ini lap terakhir, tidak ada waktu mengganti ban, mengganti mobil atau bahkan berbalik arah. Jangan kasih kendor harus gas pol. Ibarat balap mobil gas sekencang-kencangnya, tidak ada istilah mundur,” kata Asyik dalam keterangan tertulisnya pada JawaPos.com (grup Batam Pos), Kamis (5/11).

Asyik juga memerintahkan, kepada kader dan struktur PKS untuk menjadi faktor penentu bukan faktor pelengkap dalam memenangkan kandidat yang diusung dan didukung PKS pada Pilkada 2020.

“Jadilah faktor penentu, kerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki hari ini. Jangan sampai menyesal tidak berbuat maksimal sebelum Pilkada. Sekarang saatnya bekerja mengeluarkan berbagai potensi yang dimiliki,” ujar Asyik.

Lebih lanjut, Asyik juga menyebut sudah menginstruksikan kepada seluruh anggota DPR, pejabat publik, struktur dari DPP sampai DPR di kelurahan dan simpatisan untuk bergerak memenangkan calon yang didukung dan diusung PKS.

“Saya sudah perintahkan semua harus all out. Seluruh jajaran di PKS, seluruh Anggota DPR RI, pengurus partai baik pusat, wilayah, daerah sampai DPC dan DPR, seluruh kader dan simpatisan bergeraklah untuk memenangkan Pilkada 2020!” kata dia.

Asyik mengatakan Pilkada 2020 akan menjadi tonggak kemenangan PKS pada Pemilu 2024. Seperti target yang disampaikan pada kepengurusan sebelumnya, PKS bertekad memenangkan 60 persen Pilkada dari 230 Pilkada yang diikuti oleh PKS.

“Jika kita tidak bekerja di Pilkada jangan harap jadi pemenang 2024. InsyaAllah kita mengusung dan mendukung 230 Pilkada dan kita menargetkan setidaknya 60 persen atau sekitar 138 Pilkada harus PKS menangkan,” ungkapnya. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim