Home

KPK Bantu Otoritas Inggris Usut Kasus Suap Bombardier-Garuda

Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. (KPK/Antara)

batampos.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan membantu kinerja lembaga antikorupsi Inggris atau Serious Fraud Office (SFO). SFO sendiri sedang menyelidiki dugaan suap terkait kontrak penjualan pesawat antara produsen pesawat asal Kanada, Bombardier dengan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Kerja sama antara KPK dan SFO sudah terjalin dalam penanganan sejumlah kasus. Termasuk kasus suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat di PT Garuda Indonesia (Persero) periode 2004-2015 yang telah menjerat mantan Dirut Garuda Emirsyah Satar dan mantan Direktur Teknik dan Pengelolaan Armada Garuda, Hadinoto Soedigno serta pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA) sekaligus Beneficial Owner Connaught International Pte.ltd Soetikno Soedarjo.

“KPK juga akan membantu pihak SFO yang sedang melakukan penyelidikan terkait kasus Garuda ini,” kata pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Minggu (8/11).

Ali menyampaikan, KPK dalam kerangka internasional sudah lama menjalin kerja sama dengan otoritas asing baik agent to agent maupun melalui mutual legal assistance (MLA). Saat mengusut kasus rasuah pengadaan mesin pesawat Garuda Indonesia, KPK juga bekerja sama dengan otoritas penegak hukum di beberapa negara, antara lain SFO dan Corrupt Practices Investigation Bureau (CPIB) Singapura.

“Satu diantaranya dengan pihak SFO dalam bentuk tukar menukar data dan informasi, utamanya saat KPK sedang menangani perkara suap yang melibatkan Direktur Utama Garuda Indonesia.Tentu kerjasama ini akan terus dilakukan,” pungkas Ali.

Sebelumnya, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menghormati proses hukum yang tengah berjalan sehubungan dengan dugaan suap kontrak penjualan pesawat Bombardier pada periode 2012 lalu.

“Garuda Indonesia juga secara aktif akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak berwenang guna memastikan dukungan penuh Perusahaan atas upaya penegakan hukum kasus tersebut,” ujarnya dalam keterangannya yang diterima oleh JawaPos.com, Jumat (6/11).

Menurutnya, dukungan Garuda Indonesia terhadap upaya penegakan hukum ini selaras dengan mandat yang diberikan pemerintah untuk terus memperkuat implementasi good corporate governance pada seluruh aktivitas bisnis perusahaan.

“Kami harapkan melalui komitmen berkelanjutan dan peran aktif yang kami lakukan dalam mendukung upaya penegakan hukum tersebut, Garuda Indonesia dapat secara konsisten menjaga lingkungan bisnis yang bersih dan transparan secara berkelanjutan selaras dengan visi transformasi BUMN,” tutupnya. (*)

Sumber: JP Group
Editor: Jamil Qasim