Metropolis

Bersama FKPD, Syamsul Segera Bahas Denda hingga Kurungan

batampos.id – Penjabat sementara Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum akan segera rapat bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) dalam waktu dekat ini. Hal ini guna membahas penerapan sanksi denda kepada pelanggar protokol Covid-19 di Batam.

“Usai acara Mendagri dulu, baru kita bahas. Minggu ini cukup padat agenda makanya saya tidak keluar kota. Secepatnya lah kita rapat, karena ini mendesak,” kata dia, Senin (9/11/2020).

Bersama FKPD nanti, ia akan membahas penerapan sanksi dan sanksi alternatif, jika pelanggar tidak memiliki kemampuan untuk membayar denda.

”Apakah diperbolehkan sanksi kurungan selama satu hari, kalau nanti pelanggar tak mau bayar denda. Ini yang akan dibahas bersama sebab itu harus kami rapatkan dulu,” jelasnya.

Besar denda yang dikenakan bagi setiap pelanggar mulai dari Rp 250 ribu untuk perorangan, sedangkan untuk kelompok atau badan usaha Rp 500 ribu hingga Rp 4 juta hingga penutupan lokasi usaha.

“Angka kasus terus bertambah jadi harus ada penindakkan agar bisa dikendalikan Covid-19 ini,” imbuhnya.

Penertiban pelanggar ini tidak hanya kepada masyarakat, nanti petugas akan mendatangi tempat usaha, mal, hotel dan lainnya. Selama ini baru masyarakat yang terjaring, sedangkan badan usaha belum.

“Jadi akan kami buat merata semua, jangan lagi abai. Angka kasus masih terus terjadi. Hari ini ada lagi penambahan kasus sebanyak 43 pasien,” ujarnya.

Berdasarkan data terbaru total kasus positif sebanyak 3.158, sembuh 2.438, meninggal 80, dan masih dalam perawatan sebanyak 640 pasien. (*)

Reporter: Yulitavia
Editor: Andriani Susilawati