Kepri

Isdianto-Suryani Kompak Saling Melengkapi

Senang Temui Masyarakat Kecil

Isdianto-Suryani diskusi ringan di sela-sela kegiatan menyapa masyarakat, Senin (9/11). (Timses Insani)

batampos.id – Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, Isdianto-Suryani (Insani) semakin intens dan kompak dan saling melengkapi. Pasangan ini, senang menjumpai masyarakat kecil yang terkadang kurang tersentuh pembangunan.

Hal ini membuat masyarakat semakin percaya dengan sosok Isdianto-Suryani mampu membawa semangat baru dalam memimpin Kepri.

“Saya dan ibu Suryani sering bertukar pikiran dan saling evaluasi, tentang kekurangan masing-masing. Jadi, kalau saya ada kurang, beliau yang melengkapi,” ujar Isdianto, Senin, (9/11).

Sampai saat ini, kata Isdianto, dirinya selalu terus berkomunikasi dengan Suryani. Suryani di mata Isdianto, sosok politikus tangguh yang memiliki basis massa yang di luar dugaan.

“Ketika beliau turun ke lapangan, masyarakat antusias menyambut ibu Suryani, apalagi pada kaum ibu-ibu. Ditambah lagi beliau tiga periode di DPRD Kepri. Ini di luar dugaan kita,” tutur Isdianto.

Jika terpilih, Isdianto menegaskan akan tetap berkomunikasi terus dengan Suryani, agar hubungan mereka tetap harmonis dan selaras dalam memimpin Kepri.

“Tentu kita ingin terus kompak. Hati saya dan ibu Suryani sudah menyatu, tak dipisahkan demi memakmurkan masyarakat Kepri. Kita akan memimpin dengan baik,” kata Isdianto.

Disebutkan Isdianto, adik kandung almahum mantan Gubernur Kepri, HM Sani ini senang menjumpai masyarakat kecil yang terkadang kurang tersentuh pembangunan. Ini dilakukan, untuk menunjukkan komitmennya bahwa pembangunan harus mensejahterakan masyarakat terpenuhi kebutuhan dasar.

Tokoh masyarakat Lingga, Abdul Manan menilai bahwa kompaknya Isdianto dan Suryani bisa dipastikan jika keduanya serius ingin membenahi Kepri.

“Beliau kita lihat sangat serius tidak main-main. Jarang ada kepala daerah yang kompak. Cuman di awal saja kompak, namun di akhir masa jabatan hubungan retak. Kita tidak ingin seperti itu,” ujar Abdul Manan.

Abdul Manan juga berpesan, jika nantinya ada perselisihan harus diselesaikan dengan baik-baik tanpa harus merusak hubungan yang berimbas kepada masyarakat.

“Kalau ada masalah, selesaikan baik-baik. Intinya saling komunikasi dan melengkapi kekurangan. Insya Allah, kalau kedua itu dilaksanakan betul-betul, keduanya akan sukses,” pungkas Abdul Manan. (*)

Reporter : Anwar Saleh
Editor :  Jamil Qasim