Utama

Klopp-Guardiola Senada, Kritik Keras Otoritas Premier League

Pelatih Liverpool Jurgen Klopp. (F. Miguel Medina/AFP)

batampos.id – Pelatih Liverpool Juergen Klopp kembali mengeluarkan kritikan keras pada pengelola Premier League. Ini dilakukannya terkait dengan keputusan otorita Premier League yang menolak lima pergantian pemain musim ini. Selain itu, Klopp juga mengklaim bahwa CEO Liga Inggris Richard Masters kurang memiliki kepemimpinan.

Kritik yang dilancarkan klopp ini terkait dengan cedera yang dialami Trent Alexander-Arnold. Arnold harus diganti pada paruh kedua saat Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Manchester City, Senin (9/11), setelah mengalami cedera betis.

Padahal bek sayap itu akan menjadi bagian dari skuat timnas Inggris asuhan pelatih Gareth Southgate untuk pertandingan melawan Republik Irlandia, Belgia dan Islandia selama jeda internasional November.

Namun, Klopp mengatakan bahwa Alexander-Arnold akan absen untuk pertandingan internasional mendatang. Ditambah jadwal padat Liverpool di Premier League di musim 2020-2021 yang berbenturan dengan turnamen Piala Eropa 2020 yang tertunda.

Sebelumnya, sejumlah klub-klub Premier League menolak penggunaan lima pergantian pemain musim ini. Sementara aturan ini digunakan pada kompetisi musim lalu setelah mengalami penundaan akibat virus corona.

Klopp telah mengungkapkan bahwa ia tidak percaya atas keputusan itu. “Kurangnya kepemimpinan,” kata Klopp dalam konferensi media pasca pertandingan yang dikutip Goal pada Senin (09/11).

“Richard Masters sangat salah dalam menjelaskan masalah ini,” tambah Klopp. “Ini bukan keuntungan (untuk dapat menggunakan lima pemain pengganti), ini adalah suatu kebutuhan. Negara lain melakukannya, salah menjelaskan dan sekarang Anda mengalami situasi ini,” keluhnya.

“Trent akan absen untuk Inggris, (ia) tidak akan menjadi yang terakhir,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.

Sementara itu, pelatih Manchester City Pep Guardiola juga setuju dengan Klopp. Guardiola mengklaim keduanya justru membicarakan tentang keputusan tidak menggunakan lima pergantian pemain usai laga.

“Kami tidak berbicara tentang hasil laga. Kami berbicara tentang bagaimana kami harus berjuang untuk dapat melakukan lima pergantian pemain,” cetusnya.

“Lihat, seorang pemain internasional Inggris, Trent Alexander-Arnold, cedera. Di seluruh dunia, lima pergantian pemain diterapkan. Di sini, kami yakin kami lebih istimewa dan hanya bisa tiga kali,” tambah Guardiola.

Penggantian lima pemain dikatakan Guardiola akan melindungi pemain dan mengurangi kemungkinan cedera jangka panjang dan permanen. “Kami tidak melindungi para pemain. Itu sebabnya ini menjadi bencana. Saya akan menuntut agar kami kembali dengan lima pergantian pemain untuk membantu para pemain dan pelatih.”

Selain itu, Klopp juga mendukung kritik pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer soal jadwal laga yang padat. Solskjaer mengecam bahwa timnya harus kembali bermain pada Sabtu hanya lebih dari 48 jam setelah menjalani pertandingan Liga Champions di Istanbul. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Putut Aryo