Metropolis

Pelaku Pencabulan Tak Kunjung Ditangkap, Keluarga Datangi Polsek Batuaji

Keluarga korban pencabulaan saat mendatangi Mapolsek Batuaji, Senin (9/11/2020
). (f.dalil/batampos.id)

batampos.id-Seorang gadis 15 tahun di Tanjunguncang jadi korban pencabulan dari seorang pria yang tak lain adalah tetangganya yang juga pemuka agama. Kasus ini sudah dilaporkan ke Mapolsek Batuaji namun pelaku yang berinisial Nps belum juga ditangkap. Keluarga terutama orangtua korban kecewa berat sebab, laporan sudah masuk sejak awal Oktober lalu.

Mereka akhirnya mendatangi Mapolsek Batuaji untuk mempertanyakan proses penanganan laporan tersebut, Senin (9/11/2020) pagi. Saat di Mapolsek Batuaji keluarga korban sempat bersitegang dengan penyidik Polsek. Mereka saling adu argumen di halaman Mapolsek terkait lambatnya penangkapan terhadap pelaku.

“Kita sudah pernah kasih kabar ke penydidik bahwa pelaku ada di rumahnya tapi tak juga ditangkap. Sekarang sudah kabur pelakunya baru mau cari. Tolonglah pak ini pencabulan anak di bawah umur dan harus segera ditindak tegas,” ujar Es, ibu korban.

Kuasa hukum dari keluarga korban Marulak Simajuntak menuturkan, alasan keluarga korban mendatangi kantor Polsek Batuaji ini karena kecewa lantaran penyelidikan terkesan lambat dan pelaku juga tak kunjung ditangkap. “Intinya kedatangan kami ke sini meminta agar pelaku segera ditangkap dan diproses. Laporan masuk tanggal 26 Oktober lalu tapi pelaku belum juga ditangkap. Sudah (status) tersangka pelaku ini,” kata Marulak.

Sementara terkait kejadian pencabulan sendiri, perwakilan keluarga korban Jonhart menuturkan, terjadi sekitar bulan Juni lalu. Aksi bejad pelaku ini dilakukan saat korban mengikuti kegiatan keagamaan yang dipimpin pelaku. “Entah seperti apa dibuatnya yang pasti hasil visum menunjukan ada bukti terjadi pencabulan dengan anak kami ini. Kami ingin ini diproses secepatnya,” ujar Jonhart.

Terkait ada jeda waktu yang cukup lama antara kejadian dan laporan ke Mapolsek pihak keluarga menyebutkan, awalnya sudah ada niat baik keluarga korban untuk menyelesaikan secara kekeluargaan namun, niat baik itu tidak dihargai sehingga keluarga tak punya pilihan lain untuk melapor ke Polisi.

Menanggapi itu pihak kepolisian Batuaji mengaku sudah maksimal menangani kasus tersebut. Alasan kenapa pelaku belum ditangkap karena pelaku sudah tak berada lagi di rumahnya. “Makanya masih terus kita cari ini bapak/ibu. Kita tetap bekerja kok, berilah kami waktu. Kemanapun dia (pelaku) pergi kita akan kejar,” ujar Briptu Elsa, penyidik yang menangani kasus pencabulan tersebut. (*)

Reporter: Eusebius Sara
Editor: Tunggul