Metropolis

Pelihara Ikan Cupang, Hobi yang Menghasilkan Uang di Tengah Wabah Covid-19

Juri menilai lomba ikan hias cupang dalam kontes Internasional Betta Show di ruko Perumahan Rexvin Boelvard,Tembesi. (F. Eusebius Sara/Batam Pos)

batampos.id – Ikan Cupang atau Betta fish tidak lagi sebatas ikan hias. Ikan ini pun mulai dijadikan peliharaan yang menghasilkan uang. Selain nilai jual yang tinggi dengan harga mencapai puluhan juta rupiah, ikan ini juga bisa mengharumkan nama pemilik melalui kontes-kontes yang digelar sesama pencinta ikan cupang.

Di Batam pencinta ikan cupang ini memiliki komunitas tersendiri dan mereka telah melaksanakan berbagai kontes untuk adu kecantikan ikan peliharaan mereka. Hobi yang unik inipun diyakini mampu meningkatkan perekonomian mereka dan bahkan beberapa pencinta diantaranya sudah menekuni hobi ini sebagai mata pencarian pokok.

Sejumlah pencinta ikan cupang yang mengikuti kontes Internasional Betta Show di ruko Perumahan Rexvin Boelvard,Tembesi, Sabtu (7/11/2029) lalu misalkan mengaku, telah menekuni hobi ini sebagai mata pencarian di tengah terpaan wabah pandemi Covid-19 ini. Ikan peliharaan mereka dirawat dengan baik agar bisa memenangi kontes berhadiah ataupun dijual. Harga jual ikan cupang ini sampai puluhan juta.

“Yang paling murah Rp 250 ribu dan paling mahal sampai Rp 20 juta. Tergantung dari kecantikan ikannya, apalagi kalau sudah memenangi kontes pasti mahal,” kata Jhoni, pencinta ikan cupang di Sagulung.

Bagi Jhoni dan rekan-rekan, awal memelihara ikan cupang ini hanya sebatas hobi yang mana bisa mengobati rasa lelah atau jenuh saat berada di rumah. Namun belakangan hobi ini jadi kegiatan yang menghasilkan uang. Anjuran berdiam diri di rumah sebagai upaya melawan pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu ternyata meningkatkan minat warga untuk memelihara ikan cupang. Ikan inipun laris manis sehingga menjadi peluang tersendiri bagi Jhoni dan rekan-rekannya.

“Tidak saja dengan menjual tapi dengan mengikuti kontes seperti ini juga bisa menghasilkan uang, bahkan lebih lagi karena bisa mengharumkan nama pemilik jika keluar sebagai juara. Ikan yang juara pun nilai jualnya sangat tinggi saat ini,” ujar Jhoni.

Kontes terakhir diikuti Jhoni dan rekan-rekannya adalah Internasional Betta Show yang digelar komunitas pencinta ikan Cupang Batam di Tembesi, Sabtu lalu. Dalam kontes ini peserta tidak saja dari Batam tapi juga berbagai daerah di Indonesia serta negara tetangga Malaysia dan Singapura. Kontes adu kecantikan ikan diikuti sekitar 1.300 peserta dan dinilai oleh tim juri yang telah mengantongi sertifikasi di bidangnya. Pemenang poin pertama mendapat hadiah Rp 5 juta dan pemenang untuk kecantikan ikan Rp 2 juta. “Ada dua penilaian yakni; poin secara keseluruhan ikan dan kencantian ikan. Pemenang juga dapat medali dan penghargaan,” ujar panitia pelaksana perlombaan Hardian Satria.(*)

Reporter : Eusebius Sara
Editor : Andriani Susilawati