Total Football

Persik Kediri Sewakan Stadion Brawijaya

Stadion Brawijaya yang menjadi markas Persik Kediri. (F. Youtube.com)

batampos.id – Stadion Brawijaya memang menjadi milik Pemkot Kediri. Namun, Persik Kediri adalah pengelola stadion berkapasitas 20 ribu penonton tersebut. Persik menyewa stadion tersebut selama satu musim. Status sewa akan berakhir pada Februari 2021.

Masalahnya, kompetisi ditunda sampai akhir tahun. Tidak ada pertandingan kandang yang dilakoni skuad Macan Putih, julukan Persik. Bahkan, aktivitas latihan di lapangan sudah terhenti.

Praktis, Stadion Brawijaya kini lebih banyak menganggur. Karena itu, Persik berinisiatif menyewakan stadion untuk umum. ”Pertimbangan menyewakan stadion (Brawijaya, Red) adalah aspek bisnis,” kata Media Officer Persik Kediri Anwar Bahar Basalamah kepada.

Menurut dia, selama pandemi, klub juga butuh pemasukan. Nah, menyewakan stadion yang lebih banyak menganggur menjadi salah satu opsi. ”Selama tidak ada kejelasan kompetisi, Persik memang ingin terus menjalankan aktivitas. Terutama (aktivitas) manajerial dan bisnis,” jelas Anwar.

Persik memang ogah rugi. Apalagi, selama masih disewa, seluruh perawatan stadion menjadi tanggung jawab manajemen Persik. ”Kami yang mengelola semuanya secara penuh. Termasuk untuk perawatan dan perbaikan skala kecil,” terang pria asli Tuban tersebut.

Program sewa stadion ini akan berlangsung selama tidak ada kegiatan tim. Berdasar info, kompetisi mulai berjalan pada Februari tahun depan. Padahal, Februari adalah bulan terakhir masa sewa stadion dari Pemkot Kediri. ”(Kontrak) bisa terus diperpanjang,” tegasnya. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung