Covid-19

Untuk Putus Penyebaran Covid, Kawasan Industri Punya Tim Gugus Tugas Tersendiri

Gufron (dalil/batampos.id)

batampos.id– Kawasan industri di Mukakuning masih jadi perhatian gugus tugas penanganan Covid-19 dan pihak kecamatan Seibeduk untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. Penerapan protokol kesehatan menjadi keharusan di setiap kawasan industri. Aktivitas masyarakat ataupun pekerja benar-benar diperhatikan agar tidak melanggar protokol yang ada.

Camat Seibeduk Gufron menuturkan, perhatian khusus ini telah diimplementasikan melalui pembentukan tim gugus interen di dalam kawasan industri. Tim gugus interen ini gabungan dari petugas keamanan, pengelolah kawasan dan perwakilan tenan perusahaan yang ada di dalamnya. Merekalah garda terdepan yang memantau aktifitas pekerja ataupun warga di dalam kawasan industri. Aturan tiga M yakni menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak adalah sebuah keharusan bagi siapa saja yang masuk atau beraktifitas di dalam kawasan industri.

“Hasilnya mulai nampak. Pasien Covid-19 dari wilayah kita (Seibeduk) atau cluster pekerja mulai berkurang,” ujar Gufron.

Menurunnya penularan Covid-19 di wilayah kecamatan Seibeduk ini bisa dilihat jumlah pasien Covid-19 yang sembuh. Berdasarkan data dari gugus tugas penanganan Covid-19 kota Batam total ada 303 pasien Covid-19 dari sana yang sudah dinyatakan sembuh. Yang masih dirawat ada sekitar 90 orang. “Untuk cluster baru belum ada dan yang dirawat saat ini masih dari cluster sebelumnya. Kita benar-benar perhatikan masalah ini dan berharap wabah ini segera berakhir,” ujar Gufron.

Selain membentuk gugus tugas interen dalam kawasan industri, pihak kecamatan juga rutin membagikan masker gratis kepada masyarakat di setiap kelurahan. Masker gratis ini merupakan program lima juta masker dari Pemko Batam sebagai upaya memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19. (*)

Reporter: Eusebius Sara
Editor: tunggul