Home

Duo Yohanes Baku Hantam, Satu Terluka & Satunya Lagi Dituntut1 Tahun

batampos.id– Semua bermula ketika dua pria bernama sama ini baku hantam. Yohanes Elias Urandituntut satu tahun penjara karena terbukti menusuk kepala Yohanes Berksmans Nguku. Mirisnya, penganiayaan itu dilakukan karena kesal dengan Yohanes yang melerai saat terdakwa bertengkar dengan ibunya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yan ilyas dalam sidang yang digelar online secara daring membacakan tuntutan. Menurutnya, perbuatan terdakwa telah membuat korban mengalami luka di kepala. Padahal niat korban saat itu hanya melerai pertengkaran terdakwa dengan sang ibu.

“Perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 351 ayat 1, tentang penganiayaan yang menyebabkan luka pada korban,” ujar Yan.

Menurut Yan, hal yang meringankan, adalah terdakwa menyesali perbuatannya. Kemudian antara korban dan terdakwa juga sudah berdamai.

“Menuntut terdakwa Yohanes Elias Uran dengan satu tahun penjara, dipotong masa tahanan terdakwa,” terang Yan.

Atas tuntutan itu, Yohanes meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim yang dipimpin Yona. Ia berjanji tak akan mengulangi perbuataannya dan menyesali.

“Saya mohon keringanan yang mulia, saya khilaf waktu itu dan menyesal,” ujar Yohanes kepada majelis hakim. Sidang pun ditunda hingga satu minggu dengan agenda putusan.

Diketahui, penganiayaan yang dilakukan Yohanes berawal saat ia cekcok dengan ibunya di perumahan Tanjunguncang. Mendengar adanya keributan, Yohanes (korban) datang dan melerai dengan menolak badan Yohanes hingga terjatuh. Tak terima dengan itu, Yohanes lalu mengambil gunting dan menusukkan ke kepala korban hingga mengalami luka robek. (*)

Reporter: Yashinta
Editor: Chahaya Simanjuntak