Total Football

Schmeichel ‘Abaikan’ Danish Dynamite Demi Laga Lawan The Reds

Kiper Leicester City asal Denmark Kasper Schmeichel. (F. Oli Scarff/AFP)

batampos.id – Leicester City berhasil memuncaki klasemen Premier League pada matchweek kedelapan. Selain kemenangan 1-0 atas Wolverhampton Wanderers di King Power Stadium (8/11), The Foxes terbantu hasil seri 1-1 Liverpool FC di kandang Manchester City, Stadion Etihad, kemarin (9/11).

Hasil itu membuat The Foxes unggul satu poin (18-17) dari LFC yang kini menduduki peringkat ketiga. Di antara mereka, ada Tottenham Hotspur dengan 17 poin dan unggul diferensiasi gol atas LFC (surplus 10 gol berbanding surplus 2 gol).

Yang menarik, pada matchweek kesembilan atau selepas agenda internasional (21/11), The Foxes bakal menghadapi LFC di Anfield. Demi laga krusial tersebut, kapten sekaligus kapten The Foxes Kasper Schmeichel berencana absen membela Denmark.

Selama agenda internasional, Danish Dynamite, julukan timnas Denmark, bakal menjalani tiga laga. Yakni, uji coba melawan Swedia (12/11). Disusul dua laga di grup 2 League A UEFA Nations League kontra Islandia (16/11) dan Belgia (19/11).

Alasan Schmeichel mengabaikan Danish Dynamite bukan karena takut cedera atau kelelahan, melainkan aturan karantina yang diberlakukan pemerintah Inggris dalam menekan persebaran Covid-19. Yakni, orang yang datang dari luar Inggris harus menjalani karantina selama 14 hari.

Alhasil, seandainya membela Danish Dynamite, Schmeichel minimal melewatkan laga di Anfield. “Ini (absen membela Denmark, red) adalah konsekuensi dari peraturan politis. Saya tidak berpikir ada nuansa ilmiah di balik aturan ini karena para pemain sangat terlindungi setiap waktu,” tutur kiper 34 tahun itu kepada Leicester Mercury.

DBU atau PSSI-nya Denmark terus melobi FA (PSSI-nya Inggris) maupun otoritas terkait di Inggris untuk melonggarkan kebijakan karantina. Sebab, bukan hanya Schmeichel, pemain Denmark yang bermain di Premier League juga siap ’mengabaikan’ panggilan Kasper Hjulmand, pelatih Danish Dynamite. Sebut saja kiper Everton Jonas Loessl, bek Jannick Vestergaard (Southampton FC) dan Andreas Christensen (Chelsea), hingga gelandang bertahan Pierre-Emile Hojbjerg (Tottenham Hotspur). (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung