Covid-19

Natuna Segera Miliki Laboratorium PCR Swab 

RSUD Natuna kembali beroperasi setelah sebelumnya ditutup karena sejumlah tenaga medis terkonfirmasi terpapar Covid-19. Saat ini Protokol kesehatan diperketat untuk mencegah terpapar Covid-19. (f.aulia/batampos.id)

batampos.id – Kabar gembira bagi warga Natuna. Dalam waktu dekat, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna akan mengoperasikan laboratorium PCR swab secara mandiri. Warga yang mengalami gejala klinis atau reaktif akan lebih cepat terdeteksi jika terpapar Covid-19.

Direktur RSUD Natuna, Imam Syafari mengatakan pengoperasian laboratorium PCR swab RSUD sudah 90 persen siap beroperasi. Pihak rumah sakit sudah melakukan pengujian fungsi laboratorium maupun pelatihan tenaga teknis dan sumber daya manusia.

“Gedung laboratorium sudah 90 persen selesai. Sekarang sedang pekerjaaan tekanan negatif bangunan laboratorium. Seminggu ke depan selesai,” sebutnya, Selasa (17/11/2020).

Diakui Imam, penyelesaian mengalami keterlambatan disebabkan barang tertahan di pelabuhan. Belum selesai dibongkar dari kapal. Namun keterlambatan ini bukan secara kontraknya. Hanya menyesuaikan kebutuhan medis saat ini. “Kami minta maaf kepada masyarakat atas keterlambatan pelayanan swab di rumah sakit. Target kami awal bulan November masih tertunda. Tapi sekarang sudah on proses,” ujarnya.

Pengoperasian laboratorium PCR swab ini sambungnya, secara teknisnya tinggal legalitas hukum. Karena diperlukan validasi dan rekomendasi dari dinas kesehatan dan BKTL Batam. Saat ini tim BTKL Batam sudah di Natuna untuk melakukan validasi peralatan laboratorium dan survei pada gedung.

“Berdasarkan spesifikasi laboratorium dibangun sekarang, laboratorium dapat menghasilkan 90 an hasil swab dalam 3,5 jam. Tinggal nanti pelatihan seluruh tenaga analis perawat di puskesmas dan RSUD se Bunguran dilatih pengambilan swab,” ujarnya. (*)

Reporter: Aulia
Editor: Tunggul