Covid-19

Masih Banyak Warga Karimun Tak Bermasker saat ke Luar Rumah

Warga ketika terjaring razia masker, ketika di intrograsi oleh satpol pp. (f. Tim Terpadu Satpol PP untuk batampos.id)

batampos.id – Tim Terpadu Satpol PP Karimun kembali melakukan razia penerapan
disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan melalui Perbup Karimun nomor 49 tahun 2020. Setelah Kecamatan Tebing, Rabu (18/11/2020) sore bergeser ke
Bukit Tembak Kecamatan Meral melakukan razia masker, kepada masyarakat yang ke luar tidak menggunakan masker.

”Lebih banyak yang tidak menggunakan masker terjaring. Susah betul masyarakat, disuruh gunakan masker masih juga bandel. Siap-siaplah, terkena sanksi yang kita terapkan,” terang Ketua Tim Terpadu Satpol PP Karimun Tejaria, Kamis (19/11/2020) pagi.

Padahal, sudah banyak contoh masyarakat yang terjaring razia dikenakan saksi sosial
maupun administrasi. Tapi, hingga sekarang masih sangat kurang kesadarannya untuk mengikuti protokol kesehatan. Dimana, sanksi tersebut diberlakukan mulai dari
sanksi sosial untuk membersihkan bahu jalan dengan menggunakan rompi orange bertuliskan ”Pelanggar Protokol Kesehatan” dan sanksi administrasi Rp50 ribu per orang.

”Sudah jelas-jelas ada contoh. Malahan sudah ramai di medsos, maupun di media-media online dan cetak. Tapi, kenyataannya di lapangan masih banyak ditemukan dengan total 72 orang terjaring,” ungkapnya.

Terpisah, Camat Meral Herisa Anugerah mengungkapkan, pihaknya sudah sering
melakukan sosialisasi dan membagikan masker secara gratis. Tapi, sangat-sangat aneh masih juga tidak mau menggunakan masker saat di luar rumah.

”Padahal kasus positif Covid-19 di Karimun, bahkan sudah banyak yang meninggal
dunia. Dan, tetap ada pasien positif Covid-19 yang baru,” tuturnya. Masih kata Ica lagi, razia masker sudah beberapa kali dilakukan. Namun, lagi-lagi masih banyak yang terjaring tidak menggunakan masker. Seharusnya, masyarakat sadar bahwa sangat penting menggunakan masker saat di luar rumah.

Sebab, dengan menggunakan masker di luar rumah bisa membantu pencegahan
terhadap saudara-saudara kita maupun keluarga sendiri. Selain itu, juga janganlah
berkerumun dan sebagainya.

”Intinya, apabila ditemukan satu kasus pasti akan susah semuanya. Miris saya lihat, warga yang tidak menggunakan masker. Dan, sekali lagi marilah kita bersama-sama
melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Kalau bukan kita, siapa lagi,” pesannya. (*)

Reporter : Tri Haryono
Editor : Tunggul