Karimun

Remi, Janda Veteran di Kundur yang Tak Meiliki Rumah, Berharap Bantuan Pemerintah

Remi, istri Kapten Hasanudin anggota LVRI pejuang 45 bersama anak dan menantunya tinggal di rumah kontrakan di Kundur. (f.imam/batampos.id)

batampos.id- Remi, 75, istri Kapten Hasanudin, warga di gang Nurusalam RT 02 RW 02, Kelurahan Tanjungbatu sampai sekrangbelum memiliki tempat tinggal. Bahkan puluhan tahun keluarga ini tinggal di rumah sewa (kontrakan) dan berpindah-pindah. Padahal Kapten Hasanudin sendiri seorang veteran pejuang 45.

Saat ditemui di rumah kontrakan Gang Nurusalam, janda veteran dengan seorang anak mengaku sudah pasrah dengan kondisi mereka. Hanya saja Remi yang tinggal bersama putri semata wayangnya berharap mendapat bantuan pemerintah.

“Iya saya memang selama ini tidak punya tempat tinggal, yang bisa saya lakukan hanya mengontrak rumah. Saya bersama anak perempuan dan menantu serta cucu tinggal bersama, “ujarnya.

Diakuinya alasan sampai sekarang tidak punya tempat tinggal karena sebelumnya gaji pensiun suaminya pernah ditipu. Orang yang tega menipu gaji pensiun suaminya sudah menjalani hukuman. Dalam kondisi seperti ini kami hanya mampu untuk sewa rumah. Kami sangat berharap agar pemerintah dapat membantu tempat tinggal permanen. Mudah-mudahan bantuan tempat tinggal bisa bermanfaat untuk anak dan cucunya.

Remi juga mengaku memiliki sebidang tanah, namun tidak mampu lagi untuk membangun rumah. Diakuinya anaknya ibu rumah tangga sedang menantu hanya seorang buruh bangunan sehingga gaji pensiun suaminya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta mengontrak rumah. Terlebih dengan kondisi kesehatanya disebabkan faktor usia, Remi berharap disisa hidupnya dapat tinggal dirumah sendiri.

Harjono, Wakil Ketua Ligiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Ranting Kundur menyampaikan rasa prihatin nasib anggota LVRI. Dikatakan selain kondisi kesehatan, masih ada anggota LVRI ranting Kundur yang tinggal di rumah kontrakan.

“Saya merasa sedih karena sampai sekarang masih ada keluarga anggota LVRI di Kundur ini  tinggal di rumah kontrakan. Padahal suami mereka tercatat sebagai LVRI pejuang 45, namun istri dan keluarganya tinggal di rumah kontrakan,”kata Harjono. (*)

Reporter: Imam Sukarno
Editor: Tunggul