Bintan-Pinang

Tes PCR Tak Perlu Lagi ke Luar Daerah, Bintan Segera Punya Laboratorium Swab PCR Covid-19

dr Gama Isnaeni , foto sebelum pandemi (f.Diskominfo Bintan untuk batampos.id)

batampos.id– Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr Gama Isnaeni mengungkapkan dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Bintan bakal memiliki Laboratorium Swab PCR test Covid 19 sendiri. Hal tersebut menurutnya alokasi pengadaan PCR sudah dianggarkan di APBD P 2020 ini. “Sudah dianggarkan kemarin. Kita menyadari bahwa salah satu langkah percepatan penanganan dan pencegahan adalah kecepatan dalam melakukan testing covid-19, baik melalui rapid test maupun uji swab PCR. Alhamdulillah akhirnya bisa terwujud ” ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Dikatakannya juga bahwa dengan adanya alat ini, maka pemeriksaan tes PCR tidak perlu dikirim ke luar kota, dan pemeriksaan pun dapat lebih cepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat untuk kecepatan hasil pemeriksaan. “Bisa lebih cepat karena sudah ada alat sendiri. Ini juga sebagai bagian tanggap dalam menghadapi masa Pandemi covid-19 saat ini,” ujarnya

Sementara itu, Kabid Sumber Daya Dinas Kesehatan Bintan Muhamad Ridwan, S.Sos, MH mengungkapkan bahwa alat PCR atau polymerase chain reaction berfungsi sebagai pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi keberadaan material genetik dari sel, bakteri, atau virus. Saat ini, PCR juga digunakan untuk mendiagnosis penyakit COVID-19, yaitu dengan mendeteksi material genetik virus Corona.

” Untuk pekerjaan laboratorium ruangan sedang dilakukan di RSUD Bintan. Untuk 1 unit Alat PCR sedang dalam pengiriman, paling lama Minggu depan sampai,” ujarnya. Menurutnya selain RSUD Bintan, saat ini management kawasan pariwisata Lagoi juga sedang berbenah dengan menyiapkan ruangan labor dalam rangka percepatan dan pengembangan wisata lagoi agar segera kembali normal.

” Khusus Kawasan Pariwisata Lagoi, 2 unit alat PCR nya nanti mendapat bantuan dari pusat sementara pemda dan managemen Lagoi akan menyiapkan ruangan instalasi tekanan negatifnya (labor),” tutupnya. (*)

Reporter: Slamet
Editor: Tunggul