Total Football

Digelar Saat Makan Siang, Lampard Sebut Jadwal Premier League Tak Masuk Akal

Manajer Chelsea Frank Lampard. (F. Evening Standart)

batampos.id – Premier League memang dikenal sebagai kompetisi dengan jadwal paling padat di dunia. Tak jarang saking padatnya jadwal kompetisi, sampai berpengarus pada prestasi tim nasional.

Selain itu, sejumlah klub berupaya untuk meminta agar pengelola Premier League untuk menata ulang ‘kepadatan’ jadwal laga. Tapi hingga kini belum ada upaya nyata dari pengelola Premier League.

Manajer Chelsea Frank Lampard bahkan sampai menyebut jadwal Liga Premier Inggris tidak masuk akal. Lampard juga mendesak agar pertandingan yang digelar Sabtu siang tak lagi dijadwalkan.

Protes lampard ini terkait dengan jadwal laga Chelsea. Dimana The Blues akan melawat ke markas St. James’ Park menghadapi Newcastle United Sabtu (21/11) dalam rangkaian laga pekan kesembilan. Hebatnya lagadilakukan pada jam makan siang waktu setempat.

BACA JUGA: Chelsea Kalahkan Sheffield United 4-1

Menurut Lampard hal itu tidak masuk akal, lantaran sejumlah pemainnya yang baru kembali dari memperkuat negaranya. “Itu bukan hal yang terbaik, jika tak mau menyebut terburuk,” sergahnya.

“Ketika Anda melihat jadwal, sungguh tampak jika hal itu dilakukan tanpa akal sehat. Jadwal sepak mula jam makan siang, harus berapa kali tim mengalami itu,” kata Lampard dalam jumpa pers pralaga dilansir Reuters, Jumat (20/11).

“Itu jelas bukan cara bermanfaat bagi pemain untuk melakukan persiapan sebuah pertandingan sekelas Liga Premier. Jika Anda ingin yang terbaik untuk liga ini, saya ingin pemain saya bisa memberi penampilan terbaik, tetapi bukan di situasi sesulit itu,” ujarnya menambahkan.

Lampard juga ikut dalam gerbong sejumlah pelatih yang mendesak Liga Premier untuk segera mengadopsi aturan slot lima pergantian pemain seperti kompetisi-kompetisi top di Eropa lainnya.

Manajer Liverpool Juergen Klopp dan manajer Manchester City Pep Guardiola adalah sejumlah sebagian dari pelatih yang vokal menyuarakan desakan tersebut.

“Saya pikir ini sesuatu yang harus saya suarakan lagi bersama klub-klub lain. Kekhawatiran utama saya adalah tentang keselamatan para pemain, mereka berada dalam stres berat terutama mereka juga tampil di kompetisi Eropa,” kata Lampard merujuk pada Liga Champions dan Liga Europa.

“Bukan berarti orang-orang harus meneteskan air mata untuk para pemain, tetapi di liga-liga lain semua memberi slot lima pergantian pemain, kita harus meninjau kembali persoalan ini,” seru Lampard.

Lampard mengungkap Kai Havertz sudah kembali berlatih setelah sempat dikarantina karena positif corona. Tetapi lampard memilih untuk tidak membawa gelandang Jerman ke St. James’ Park. Sedangkan winger Christian Pulisic, juga masih dibayangi tanda tanya besar karena belum selesai menjalani pemulihan dari cedera hamstring.

Chelsea saat ini menempati peringkat kelima klasemen dan berkesempatan untuk merasakan posisi puncak yang jaraknya hanya tiga poin jika bisa menang lawan Newcastle. (*)

Reporter: Ryan Agung
Editor: Jpgroup