Zetizen

Mau Kopi, Nikmati Di Kedai Mobil Kopi

Yugo meracik kopi yang dipesan pembeli.

Batampos.id – Mau Kopi? Eits….kalimat ini bukan tawaran untuk minum secangkir kopi loh. Tapi nama dari kedai kopi. dan jangan langsung membayangkan duduk di sebuah kedai, karena mau kopi ini jualannya di sebuah mobil. Keunikan inilah yang ditawarkan Kedai Kopi Mobil milik tiga orang sahabat. Mahesa, Aryo dan Yugo. Mereka adalah tiga sohib semasa kuliah di Malang. “Äwalnya karena ingin selalu ngumpul bareng. lalu tercetuslah membuat Mau Kopi. Apalagi dulu punya basic kuliah sambil kerja disalah satu kafe di Malang, dan juga memiliki keterampilan dalam membuat produk dan manajemen kedai,” ungkap Yugo.

Yugo salah satu pendiri mobil kopi Mau Kopi.

Selain itu, kata Yugo, dengan Mau Kopi ini semakin mempermudah memperkenalkan kopi kepada temen-temen pecinta kopi untuk makain dekat dengan kopi. “Kadang ada yang mager (malas gerak) harus datang ke kafe karena harus berpenampilan baik atau gak nyaman ngopi di pinggir jalan,” ujarnya.

Berawal dari gerobak dan berjualan di Dataran Engku Putri, 25 Maret 2018 lalu. “Kami berjualan di Alun-alun Engku Putri setiap Minggu pagi dari pukul 06.00 sampai 11.00 WIB. Lalu, sekitar tiga minggu berjualan, kami ikut event Batam Menari yang digelar BP Batam,” jelasnya.

Kini kurang lebih 2 tahun berjualan, Mau Kopi punya base kopi dan menu tambahan seperti cokelat. Menurut Yugo, tidak semua orang terutama saat berkumpul bersama rekan, sahabat, dan pacar, diantara mereka ada yang tidak bisa atau tidak terbiasa dengan minum kopi. “Jadi, salah satu customer kami itu memberikan saran kepada kami untuk menambahkan salah satu menu minuman seperti cokelat atau mocha, karena tidak semua pelanggan yang datang itu menyukai kopi. Jadi, kami menambahkan dua menu non-kopi tersebut,” ujarnya.

“Tak tersisa 2,5 tahun berjalan, banyak tantangan yang dihadapi, seperti mobil. Kedai yang disajikan dalam bentuk bergerak alias kedai kopi dalam mobil, jadi harus sering dalam perawatan apalagi mobil yang dibeli hanyalah mobil bekas, berbagai macam masalah seperti turun mesin saat kami sedang mengikuti salah satu event, atau saat dapat tawaran job, mobil mogok. Akhirnya turun mesin dan juga mengeluarkan modal perbaikan yang cukup besar. Dan juga saat ada customer ingin pesan antar terkendala soal kendaraan, selain karena kendaraannya yang besar kami kesulitan juga saat menyambungkan kedai kopi kami ke dalam ojek online kerena berpindah-pindah karena kondisi tertentu,” ucapnya.

Menurut Yugo, mendirikan kedai kopi mobil harus berani dalam mengambil resiko. Selain membutuhkan modal yang tidak sedikit, menyatukan visi sebagai hal yang penting guna menyatukan satu tujuan dengan karakter yang berbeda-beda.

“Dalam segi skill dalam pembuatan kopi, kita harus tahu pemahaman tentang kopi, karena kopi bukan hanya sekedar seduh, masak, karena kopi memiliki banyak riset pengetahuan seperti kenapa kopi bisa asem dan kenapa kopi bisa pahit,” tutur Yugo. (***)

ZETS OF THE DAY

Gaya Hidup Millenial bersama Kopi

Reporter: Hadinata Salim
Editor: Agnes Dhamayanti

Ngopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat saat ini, termasuk kalangan generasi-Z sebagai penikmat terbanya selain orang dewasa. Tak heran jika bermunculan aneka gerai kopi Begitulah gaya hidup kekinian generasi-Z, bagaimana pendapatmu, Zet’s (*)

F Dok. Pribadi

Yosi Aprilia Putri
SMAN 20 Batam
Instagram : @_ocii29

Mungkin memang sebagian besar kaum milenial zaman sekarang menyukai kopi tapi ada juga beberapa kaum milenial yang tidak menyukai kopi. Kopi memang sekarang menjadi gaya hidup bagi penyuka kopi, karena rasa kopi sekarang bervariasi itulah yang menyebabkan banyak sekali yang menyukai kopi daripada sebelumnya. Semakin bertambah penyuka kopi maka semakin bertambah pula gerai kopi. Bahkan tiap gerai kopi sekarang, mempunyai ciri khas berbeda beda untuk menarik pelanggan penyuka kopi agar menikmati sensasi kopi yg dibuatnya dengan bervariasi. Itulah yang membuat para penyuka kopi semakin bertambah dengan rasa kopi yang sesuai dengan rasa dilidahnya. (*)

F Dok. Pribadi

Nur Fahliani
SMK Ibnu Sina Batam
Instagram : @fahlianiky_

menurut aku sih untuk kalangan muda mudi hingga kalangan atas banyak juga yang mengkonsumsi kopi, karena kopi dari segelas kopi lah suasana jadi santai, tapi tidak boleh berlebih ya. (*)

 

 

 

F Dok. Pribadi

Umi Siregar
Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan
Instagram : umii_siregar

Menurut saya 80% kaum milenial zaman sekarang sudah mencintai kopi , dikarenakan kopi sudah memiliki banyak varian rasa bagaimana tidak Krn sebagian besar tempat kopi adalah tempat yg paling menyenangkan untuk berkumpul bagi sebagian kaum milenial zaman sekarang bahkan banyak dari mreka yg menghabiskan waktu sampai jam tengah malam di sana. (*)