Internasional

Sebuah Toko di Jepang Kerahkan Robot Buat Tegakkan Protokol Kesehatan


Robovie, robot di salah satu toko di Jepang yang ditugaskan untuk menegakkan protokol kesehatan. (F.JawaPos.com/Gizmochina)

batampos.id – Di masa pandemi Covid-19 yang belum bisa teratasi, hal yang bisa dilakukan untuk tetap sehat hanya menegakkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan menjaga jarak fisik. Hal tersebut dilakukan semata-mata demi bisa memutus rantai penyebaran Covid-19.

Menegakkan protokol kesehatan sendiri ada banyak cara. Di Jepang, ada sebuah toko yang menggunakan tenaga robot untuk menegakkan protokol kesehatan. Robot tersebut dipekerjakan untuk mengingatkan pengunjung untuk menjaga jarak aman antar satu pengunjung dengan pengunjung lainnya. Selain itu, robot tersebut juga akan memaksa pengunjung untuk tetap mengenakan masker.

Robot dengan nama Robovie itu dengan cepat menjadi bintang di Jepang. Dia dikembangkan oleh firma robotik terkemuka, Advanced Telecommunications Research Institute International (ATR) dan menawarkan panduan serta arahan kepada pengunjung toko merchandise dan memorabilia resmi klub sepak bola yang berbasis di Osaka, Cerezo Osaka.

BACA JUGA: Fumihito Dinobatkan jadi Putra Mahkota, Ahli Waris Kekaisaran Jepang

Robovie menggunakan kamera canggih yang dikombinasikan dengan teknologi sinar laser 3D dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk memandu pengoperasiannya. Ini akan memperingatkan pelanggan segera mendeteksi bahwa mereka tidak memakai masker wajah atau mengamati aturan jarak fisik.

Penerapan Robovie memberikan tanggapan inovatif terhadap tantangan yang ditimbulkan oleh pandemi virus korona dan indikasi bagaimana perusahaan teknologi memberikan solusi untuk masalah manusia. Robot itu diujicobakan di toko hingga sebulan, pada contoh pertama, kata ATR.

Jepang sendiri diketahui sebagai salah satu negara yang mampu menangani pandemi dengan lebih baik dari pada banyak negara lainnya. Kepatuhan terhadap protokol pencegahan seperti penggunaan masker wajah secara teratur di tempat umum, jarak fisik, dan praktik higienis membuat mereka bisa dengan cepat menangani Covid-19.

BACA JUGA: Perusahaan Logistik Jepang Tanam Modal di Batam

Namun, pihak berwenang tidak membiarkan penjagaan mereka turun dan menyerukan kewaspadaan di tengah kemungkinan gelombang kedua infeksi setelah kebangkitan dalam kasus-kasus karena cuaca menjadi lebih dingin dan orang-orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat-tempat tertutup.

Potensi robot yang memainkan peran penting dalam merespon wabah penyakit di masa depan dikatakan sangat menjanjikan. Di Jepang sendiri, robot telah memainkan peran penting termasuk di pusat isolasi dan rumah sakit, memberikan solusi yang aman untuk situasi yang sangat berisiko dan berbahaya bagi manusia.

Penggunaan Robot di Jepang juga termasuk pemandu sorak seperti yang terlihat pada bulan Juni selama pertandingan bisbol profesional di mana Fukuoka SoftBank Hawk menjadi tuan rumah Rakuten Eagles.

BACA JUGA: Summarecon Kembangkan Hunian Standar Jepang 

Tim tuan rumah yang dimiliki oleh Softbank mengerahkan lebih dari 20 robot untuk menari dengan gaya koreografi lagu pertarungan tim di atas podium di tribun yang seluruhnya kosong. Beberapa robot termasuk Boston Dynamic’s Spot yang terkenal dan robot humanoid Softbank bernama Pepper.(*)

Reporter : JP Group
Editor : Dede Hadi