Total Football

Jacob Pepper Tak Mudik ke Australia, Bakal Buka Kafe di Surabaya

Pemain Madura United Jacob Pepper. (F. Angger Bondan/Jawa Pos)

batampos.id – Libur kompetisi membuat banyak pemain memilih pulang kampung. Termasuk pemain asing yang mudik ke negara asalnya. Maklum, kompetisi rencananya baru dimulai Februari tahun depan.

Namun, hal itu tidak berlaku bagi gelandang Madura United Jacob Pepper. Pemain asal Australia itu memilih bertahan di Surabaya. “Saya akan berada di sini (Surabaya) sampai kompetisi dimulai lagi,” kata pemain 28 tahun tersebut.

Lalu, apa yang membuat dia bertahan di Surabaya? Ternyata, Pepper punya rencana membuka kafe. Lokasinya berada di kawasan Tegalsari, Surabaya. Itu akan menjadi kafe keempat yang dia kelola. Tiga kafe lainnya berada di Newcastle, Australia.

Pepper juga punya alasan memilih buka usaha di Surabaya, bukan Jakarta. “Market di Jakarta memang lebih bagus. Tapi, saya punya konsep berbeda, dan konsep kafe ini belum ada di Surabaya,” jelasnya.

Nantinya, dia akan menonjolkan smoothie bowl. Yakni, kombinasi antara buah dan sayur yang disajikan di dalam mangkuk. Biasanya ditaburi es krim dan kacang-kacangan. “Saya pikir Surabaya butuh konsep semacam ini untuk memberi warna yang berbeda (pada kafe),” tambahnya.

BACA JUGA: Madura United Ancam Keluar dari Kompetisi jika Tak Ada Kepastian

Selama di Surabaya, Pepper juga mulai belajar bahasa Indonesia. Menurut dia, hal itu penting. Apalagi, dia akan membuka kafe. “Saya kan harus melakukan komunikasi yang baik dengan staf dan pelanggan,” ungkapnya.

Saat ini, Pepper mulai belajar bicara dengan bahasa Indonesia. “Kadang saya bicara bahasa dengan agen saya. Itu akan membuat saya lebih cepat belajar,” ucapnya.

Bagi Pepper, bahasa Indonesia tidak terlalu sulit. Hanya, dia cukup bingung saat belajar soal penempatan kalimat yang pas saat bicara dengan lawan yang lebih tua.

“Sangat sulit bicara dengan gaya formal. Karena ada banyak kata yang berbeda, tapi punya makna yang sama,” terangnya.

Meski begitu, dia mengaku tidak masalah. “Saya cinta kebudayaan di Indonesia. Saya berharap ini jadi rumah kedua saya,” pungkas Pepper. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung