Total Football

PSSI-LIB Wacanakan Gelar Kompetisi dengan Penonton

Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita. (F. Skor.id)

batampos.id – PT LIB sejauh ini belum berbicara banyak mengenai format Liga 1 dan Liga 2 2020–2021 pada Februari tahun depan. Sebab, keputusan itu terkait dengan berbagai agenda di depan. Yakni, Piala Dunia U-20 dan Piala AFF.

Karena itu, Direktur Utama LIB Akhmad Hadian Lukita menyatakan bahwa format yang tepat masih digodok. Untuk Liga 2, mungkin format tidak berubah. “Yaitu, turnamen dengan pembagian empat grup,” tuturnya.

Sedangkan Liga 1 butuh pemikiran intensif. Menurut Lukita, PSSI sudah melemparkan keinginan bahwa format kompetisi tidak berubah. Yakni, kompetisi penuh.

Ditambah lagi kompetisi pada Liga 1 2020–2021 juga tidak akan mulai dari awal. Tetap meneruskan kompetisi sebelum ditunda awal Maret lalu. Yaitu, dimulai pada pekan keempat. “Karena kalau inginnya kompetisi penuh, nanti bentrok dengan Piala Dunia U-20. Yang pasti, ketika Piala Dunia berjalan, otomatis kompetisi akan berhenti,” jelasnya.

BACA JUGA: Pastikan Izin, LIB dan PSSI Lakukan Kembali Pendekatan ke Polri

Tentu itu akan sulit. Sebab, tahun depan, LIB berharap musim baru dijadwalkan bergulir pada September. “Mentok-mentok ya Oktober,” ucapnya. Jika dalam rencana awal kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020–2021 akan dimulai pada Februari dan berakhir pada Juli, otomatis akan sulit terlaksana dengan adanya Piala Dunia U-20 pada Mei mendatang.

Belum lagi ada Piala AFF yang dijadwalkan bergulir pada 11 April hingga 8 Mei 2021. LIB sendiri mencanangkan kompetisi akan tetap berjalan ketika Piala AFF bergulir. “Tapi, kalau Indonesia main home, ya kompetisi dihentikan dulu. Tapi, kami masih melihat seperti apa situasinya. Karena tentu berkaitan dengan sponsor,” ujarnya.

Sempat ada wacana Liga 1 akan dibagi jadi dua wilayah. Namun, hal itu masih harus dibicarakan lagi. Terutama dengan klub peserta. “Jadi, kami belum bisa putuskan akan pakai kompetisi penuh atau dua wilayah. Masih menunggu perkembangan,” tegasnya.

Mungkin keputusan bisa didapat sepekan ke depan. LIB masih menunggu perkembangan soal perizinan kepolisian. “Kami belum bisa rilis jadwal karena memang masih terus berkoordinasi dengan kepolisian saat ini,” ungkapnya.

Pekan depan juga LIB berkonsolidasi dengan Polri. “Kami tidak akan lagi berkeliling ke daerah-daerah. Karena intinya kepolisian daerah juga hanya ikut pada pusat. Jadi, kami langsung konsolidasi ke Polri,” terangnya.

Nah, melihat situasi pandemi yang ada, LIB merencanakan kompetisi yang dimulai Februari mendatang bisa dihadiri oleh suporter. Minimal separo dari kapasitas stadion agar protokol kesehatan masih bisa berlangsung. “Tapi kembali lagi, wacana ini melihat situasi. Semoga vaksin segera ada, agar Februari depan kalau sudah jalan suporter sudah bisa datang ke stadion,” harapnya. (*)

Reporter: Jpgroup
Editor: Ryan Agung