Kepri

Ringankan Beban Masa Pandemi Covid-19, IBA dan HKTI Salurkan Ribuan Paket Sembako ke Warga Bintan

Ketua Umum HKTI, Moeldoko dan Ketua IBA, Shan Shan menyerahkan bantuan sembako secara simbolis ke masyarakat Bintan di Kantor APBA, pusat kebudayaan dan pendidikan di Galang Batang, Sabtu (21/11/2020). (F.Slamet Nofasusanto/batampos.id)

batampos.id – International Business Association (IBA) bersama DPN Himpunan Kerukunan Tani Indonesia  (HKTI) menyalurkan ribuan paket sembako ke masyarakat Bintan, Kepulauan Riau yang mengalami kesulitan selama pandemi covid-19.

Penyaluran paket sembako berlangsung secara simbolis dengan mengikuti protokol kesehatan di Kantor Asia Pacific Business Alliance (APBA) pusat kebudayaan dan pendidikan di Galang Batang, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan pada Sabtu (21/11/2020).

Terlihat panitia menerapkan protokol kesehatan dalam bakti sosial penyaluran bantuan ke masyarakat Bintan antara lain menyediakan hand sanitizer mulai dari meja penerima tamu hingga setiap sudut, kursi tamu undangan dibuat berjarak.

Kemudian memasang proyektor sehingga video pada saat acara berlangsung dapat disaksikan di sejumlah layar yang ada di lokasi untuk menghindari kerumunan. Selain itu, penumpang buggy buat mengantar dan menjemput tamu undangan pun dibatasi
dan tempat duduknya dibuat berjarak.

Penyaluran dilakukan Ketua DPN HKTI, Moeldoko dan Ketua IBA, Shan Shan ke dua perwakilan warga yang naik ke atas panggung. Turut hadir Ketua HKTI Kepri, Alias Wello, pengusaha antara lain Hengky dan Bobby Jayanto serta pejabat dari instansi vertikal yang ada di lingkungan TNI, Polri dan Pemerintahan.

Ketua IBA, Shan Shan menuturkan, IBA ialah lembaga non profit yang tidak hanya bergerak di bidang ekonomi namun sosial dan kemanusiaan. Menurut wanita yang akrab disapa Shan, pandemi covid-19 yang mewabah di dunia telah membuat sendi-sendi perekonomian seluruh negara termasuk Indonesia lesu.

Oleh karenannya, IBA dan DPN HKTI memiliki tujuan sama yakni meringankan beban masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi selama masa pandemi covid-19 dengan melakukan bakti sosial.

“Tujuan kita hanya semata membantu masyarakat yang kesulitan di masa sekarang dengan menyalurkan sembako. Dalam penyaluran kami tidak memandang suku, agama, ras atau membawa kepentingan politik apapun tapi murni dari hati untuk menolong,” ujarnya.

Selain DPN HKTI, Shan menyebut, kegiatan ini juga didukung Yayasan Pendidikan Budha Dharma dan PT. Barelang TV Kabel. Ada sebanyak 2.200 paket sembako yang terdiri antara lain beras, gula, susu dan masker. Ribuan paket sembako itu dibagikan ke 2.200 Kepala Keluarga (KK) yang manfaatnya dirasakan sekira 8 ribu lebih orang.

Selain itu, Shan juga menyebut, bahwa isi paket sembako yang disalurkan ke masyarakat ialah produk dalam negeri. “Berasnya sebagian dari petani HKTI,” ujarnya menambahkan bahwa IBA telah bekerjasama dengan DPN HKTI sejak Maret 2020 dan baik DPN HKTI maupun IBA komitmen menyejahterakan petani dengan mendorong petani memanfaatkan teknologi untuk pertanian.

Dalam penyaluran, Shan mengatakan, pihaknya mengikuti anjuran pemerintah dengan menegakkan protokol kesehatan antara lain menjaga jarak dan tidak berkurumun untuk menghindari penyebaran covid-19.

Termasuk pada saat acara penyaluran yang berlangsung secara simbolis, dia mengatakan, pihaknya benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan menfasilitasi sosial distancing dan lainnya.

Karenanya, dalam penyaluran bantuan paket sembako, Shan menyebut dibagi 4 lokasi yakni  21 November di Galang Batang, 22 November di Suka Berenang, 23 November di Gesek dan 24 November di Kilometer (Km) 18 Toaoaya.

“Setiap lokasi ditentukan 10 titik dan tempatnya berjarak 250 sampai 300 meter dimana setiap titik disalurkan lebih kurang 200 paket sembako,” ujarnya berharap kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan IBA dan HKTI dapat ditiru pihak lain dalam upaya meringankan beban masyarakat selama masa pandemi covid-19.

Ketua Umum HKTI, Moeldoko mengapresiasi kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sembako ke masyarakat yang kesulitan selama masa pandemi covid-19. “Kegiatan seperti ini bukan yang pertama namun sering dilakukan IBA baik di Batam, daerah lain di Kepri, terima kasih bu Shan Shan,” ujarnya berharap ke depan terus digalakkan kegiatan bakti sosial semacam ini.

Dikatakannya, pandemi covid-19 telah banyak merubah tatanan kehidupan masyarakat dunia. Tidak hanya ekonomi, namun juga sosial masyarakat berubah. Karenanya menurut Moeldoko, saat ini ada namanya new normal atau adaptasi kehidupan baru  di masa pandemi covid-19.

“Makanya memakai masker di depan orang sekarang menjadi taanggung jawab bersama,” ujarnya. Dia pun menghargai pihak panitia acara penyaluran sembako dari IBA dan HKTI yang telah menjalankan protokol kesehatan dengan sebaik-baiknya.

“Saya sangat menghargainya. Terima kasih ke panitianya yang sudah menjalankan protokol kesehatan dengan baik,” ujarnya. Usai penyerahan paket sembako secara simbolis, Moeldoko dan Shan Shan memutari kantor APBA, pusat kebudayaan dan pendidikan. (*)

Reporter: Slamet
Editor: Tunggul