Covid-19

Masih Banyak Warga Karimun tak Pakai Masker saat ke Pasar

Razia masker di pasar puan maimun (f, dok Camat Karimun untuk batampo.id)

batampos.id – Tim Terpadu Satpol PP Karimun, terus melaksanakan razia penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan melalui Perbup Karimun nomor 49 tahun 2020. Setelah di wilayah Kecamatan Meral, Sabtu (21/11/2020) pagi Tim Terpadu Satpol PP Karimun melakukan razia yang berlokasi di Pasar Puan Maimun.

”Kalau razia pagi hari, memang sedikit yang terjaring hanya 37 orang. Tapi, tetap aja masyarakat kita masih bandel. Enggan gunakan masker, apalagi ke pasar seperti ini,” jelas Ketua Tim Terpadu Satpol PP Karimun Tejaria.

Dari hasil razia tersebut, 26 orang terkena sanksi sosial dan enam orang sanksi administrasi dengan membayar denda Rp50 ribu
per orang dengan total Rp300 ribu yang disetorkan ke kas Daerah. Dengan masih banyak yang enggan gunakan masker, pihaknya akan tetap terus menggelar razia tersebut.

Kenapa demikian, agar benar-benar masyarakat taat untuk mengikuti protokol kesehatan. Mengingat, sudah banyak contoh
masyarakat yang terjaring razia dikenakan saksi sosial maupun administrasi. Tapi, hingga sekarang masih saya didapati walaupun jumlah yang terjaring disetiap Kecamatan berbeda-beda.

”Nah, yang terkena sanksi sosial mereka wajib menggunakan rompi orange bertuliskan ”Pelanggar Protokol Kesehatan”. Tapi,
apabila dilihat dari raut wajahnya santai saja,” ungkapnya.

Sementara itu Camat Karimun Agung Jatikusuma berharap kepada seluruh masyarakat Kecamatan Karimun, agar mematuhi
protokol kesehatan. Sebab, pandemi Covid-19 belum berakhir, dengan menggunakan masker diluar rumah bisa mencegah
penyebaran Covid-19.

”Sayangilah keluarga dan saudara-saudara kita. Yuk Bu, Pak gunakan masker ya. Apalagi, ketika pergi ke pasar sangat-sangat
perlu gunakan masker,” pesanya. (*)

Reporter : Tri Haryono
Editor : Tunggul