Ekonomi & Bisnis

Baznas Prioritaskan Penyaluran Sembako

Penyerahan bantuan sembako dalam Baznas Berbagi secara simbolis oleh Sekretaris Daerah Pemko Batam, Jefridin kepada masyarakat Batuampar, Jumat (20/11). F. Azis Maulana/ batam pos

batampos.id –Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Batam kembali melanjutkan rangkaian kegiatan ”Baznas Berbagi”. Kali ini menyambangi Kecamatan Batuampar dan berlangsung di kantor tersebut. Hadir dalam kegiatan Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin dan beberapa tokoh masyarakat Batuampar, Jumat (20/11).

”Alhamdulliah, ini kecamatan ketujuh dari 12 kecamatan di Kota Batam. Rangkaian kegiatan Baznas Berbagi ini sangat positif, baik itu dari warga yang meresponnya. Karena hal ini memang dibutuhkan ketika masih dalam masa pandemi ini,” ucapnya.

Ia menyebutkan, kegiatan seperti pembagian sembako, sunatan massa, bantuan modal usaha, cek kesehatan dan hingga bedah rumah bagi warga tak mampu.

”Warga yang mendapatkan bantuan ini adalah orang-orang yang masuk dalam asnaf secara syariat ada dalam ketentuan sebagai penerima zakat,” sebutnya.

Lanjutnya, zakat yang disalurkan oleh Baznas itu memang lebih 80 persen adalah zakat dari pegawai Pemerintah Kota Batam mulai dari wali kota hingga staf di kelurahan.

”Itulah zakat untuk dikelola oleh Baznas guna melaksanakan program sifatnya kemanusiaan,” jelasnya.

BACA JUGA: Baznas Kota Batam Bagikan 150 Sembako di Nongsa

”Di samping ada juga zakat dari elemen masyarakat dan terus diupayakan agar timbul kesadaran masyarakat Batam yang wajib zakat dapat diserahkan amil zakat yakni Baznas,” terangnya.

Kemudian untuk bantuan modal usaha yang bertujuan memberikan kepada mustahiq. Harapnnya dengan modal tersebut dapat dikembangkan dan di tahun berikutnya bisa menjadi pemberi zakat.

”Tujuannya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat,” paparnya.

Ketua Baznas Kota Batam, Muhith mengatakan, di Kecamatan Batuampar ini memang dari camat dan lurah totalitas dalam menseleksi penerima bantuan, bahkan sampai bedah rumah yang layak menerima. Sekitar 1.800 paket sembako telah disalurkan selama Baznas Berbagi dan 600 peserta sunatan massal.

”Selanjutnya, untuk sembako 150 paket yang diserahkan di tiap kecamatan memang masih prioritaskan kepada usia lanjut yang tidak memiliki penghasilan sama sekali,” katanya.

Ke depannya, Baznas juga sudah merencanakan jika pandemi telah berlalu, penyaluran bantuan modal usaha bisa menjadi program selanjutnya.

”Kita lihat perkembangan ke depan, ketika gairah perekonomian mulai bangkit kita siap hadir dengan bantuan modal usaha kepada masyarakat yang membutuhkan,” tutup Muhith. (*)

Reporter: Azis Maulana
Editor: Suprizal Tanjung